Dagangan adalah sebuah desa di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Desa ini dipimpin oleh Kepala Desa Abdul Wahab. Desa ini terletak di bagian utara Kecamatan Parengan dan berada sekitar 13km dari ibu kota kecamatan.[1]
Geografi dan Demografi
Desa Dagangan merupakan salah satu desa terluas di Kecamatan Parengan. Data BPS mencatat luas wilayahnya mencapai 17,29km² dengan populasi 3.868 jiwa (2022). Secara administrasi, desa ini terbagi menjadi 6 dusun, yaitu: Brangkali, Krajan, Sekar Petak, Tanjung, Sumberan, dan Petak.[2]
Nama desa Dagangan konon berasal dari kisah Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Tedjo atau Syekh Abdurrahman, yang dikenal sebagai Adipati Tuban ke-7 pada masa Majapahit.[4][5] Kisah lengkap asal-usul desa ini termuat dalam catatan sejarah desa.[6]
Makam beliau yang berada di desa ini menjadikannya destinasi wisata religi penting.
Tradisi: Haul Kanjeng Adipati Raden Haryo Tedjo rutin diadakan setiap Kamis Kliwon pada bulan Suro (penanggalan Jawa). Lokasi makam ini juga kerap diziarahi oleh tokoh-tokoh politik.[7]
Peninggalan: Makam Tumenggung Arya Tedjo dikelilingi oleh peninggalan dua sumur, yaitu Sumur Keteg dan Sumur Migit, diyakini sebagai peninggalan langsung Adipati Tuban ke-7.[8]
Pengembangan Wisata: Pemerintah Kecamatan pernah merencanakan integrasi wisata religi Makam Haryo Tedjo dengan wisata Pemandian Air Panas Prataan sebagai paket wisata terpadu.[9]
Potensi dan Mata Pencaharian
Mayoritas penduduk Desa Dagangan bekerja sebagai petani. Masyarakat juga bergerak di bidang peternakan (Sapi, Kambing, Ayam) dan menanam palawija.[10]
Komoditas Padi: Desa ini tercatat memiliki produksi padi tertinggi di Kecamatan Parengan.
Migas (Lantung): Pada tahun 2014, terungkap adanya temuan bau lantung (serupa minyak mentah) di dua titik (Dusun Petak dan Pokde) yang sempat menarik aktivitas penambangan liar.[11]
Isu dan Pembangunan
Fasilitas: Desa ini memiliki fasilitas pendidikan (Pondok Pesantren Al-Ihsan), 1 Puskesdes, 4 Posyandu, dan 4 Masjid.
Dampak Bencana: Bangunan bekas Balai Desa Dagangan ambruk dan mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi Magnitudo 6,0 yang mengguncang Tuban pada Maret 2024.[12]
Inovasi Pangan: Terdapat kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) yang berfokus pada inovasi olahan pangan, seperti Churros Ubi, untuk meningkatkan gizi dan ketahanan pangan di Desa Dagangan.[13]