Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM
Provinsi di Indonesia menurut Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025
80,01 ke atas
75,01 ke 80,00
70,01 ke 75,00
65,01 ke 70,00
65,00 ke bawah
Pembangunan manusia memiliki makna yang luas. Ide dasar dari pembangunan manusia yaitu menciptakan pertumbuhan positif dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, dan lingkungan serta perubahan dalam kesejahteraan manusia.
Konsep pembangunan manusia diukur dengan menggunakan pendekatan tiga dimensi dasar manusia, yaitu umur panjang dan sehat (harapan hidup ), pengetahuan (melek huruf , harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah), dan standar hidup (pendapatan perkapita) yang layak.
Indonesia mulai menghitung IPM secara berkala setiap tiga tahun sejak 1996. Mulai tahun 2004, IPM dihitung setiap tahun. Sejak tahun 2014, indikator yang digunakan dalam penghitungan IPM di Indonesia sudah mengacu pada metode baru yang diterapkan oleh UNDP dengan beberapa penyesuaian. Angka backcasting dengan menggunakan metode baru tersedia mulai tahun 2010.
Pada 5 November 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2025 Indonesia.[ 1] BPS menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 mencapai 75,90, meningkat 0,88 poin atau 1,17 persen dibandingkan tahun
sebelumnya yang sebesar 75,02.
Keterangan:
Peringkat
Provinsi
IPM
Negara pembanding
2025
Perubahan dari 2023
2025
Perubahan dari 2024
Persentase perubahan dari 2024
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Daerah Khusus Jakarta 85,05 0,901,07%
Antigua and Barbuda
2 Yogyakarta 82,48 0,861,05%
Belarus
3 Kepulauan Riau 80,53 0,640,80%
Mauritius
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
4 Kalimantan Timur 79,39 0,600,76%
Peru
5 Bali 79,37 0,740,94%
Peru
6 Sumatera Barat 77,27 0,841,10%
7 Banten 77,25 0,901,18%
8 Sumatera Utara 76,47 0,710,94%
Turkmenistan
9 Sulawesi Utara 76,32 0,640,84%
Algeria
10 Riau 76,31 0,640,84%
Algeria
11 Aceh 76,23 0,871,15%
Cuba
12 Jawa Timur 76,13 0,781,04%
Dominica
13 Kalimantan Selatan 76,10 0,911,21%
Dominica
14 Sulawesi Selatan 75,92 0,740,78%
15 Jawa Barat 75,90 0,980,98%
— — Indonesia (BPS) 202475,90 0,881,17%
16 Bengkulu 75,68 0,771,03%
Paraguay
17 Bangka Belitung 75,26 0,710,95%
Lebanon
18 Jambi 75,13 0,771,04%
19 Kalimantan Tengah 74,86 0,580,78%
Saint Lucia
20 Jawa Tengah 74,77 0,901,22%
Mongolia
21 Sumatera Selatan 74,76 0,921,24%
Mongolia
22 Papua 74,69 0,861,16%
Tunisia
23 Sulawesi Tenggara 74,25 0,630,86%
24 1 Maluku 74,09 0,690,94%
South Africa
25 1 Kalimantan Utara 74,04 0,630,86%
Uzbekistan
26 Lampung 73,98 0,851,16%
27 Nusa Tenggara Barat 73,97 0,871,19%
28 Sulawesi Tengah 72,82 0,580,80%
29 Gorontalo 72,62 0,610,85%
30 Maluku Utara 72,52 0,680,95%
31 Kalimantan Barat 72,09 0,901,02%
Belize
32 Sulawesi Barat 71,16 0,701,26%
Morocco
33 Papua Barat Daya 70,55 0,901,29%
Nicaragua
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
34 Nusa Tenggara Timur 69,89 0,751,08%
Bhutan
35 Papua Selatan 69,54 0,680,99%
Eswatini
36 Papua Barat 68,48 0,791,17%
37 Papua Tengah 60,64 0,390,65%
Cambodia
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
38 Papua Pegunungan 54,91 0,581,06%
Lesotho
Provinsi di Indonesia menurut Indeks Pembangunan Manusia tahun 2024
80,01 ke atas
75,01 ke 80,00
70,01 ke 75,00
65,01 ke 70,00
65,00 ke bawah
Pada 15 November 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2024 Indonesia.[ 2] BPS menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 mencapai 75,02, meningkat 0,63 poin atau 0,85 persen dibandingkan tahun
sebelumnya yang sebesar 74,39. Selama 2020–2024, IPM Indonesia rata-rata meningkat sebesar 0,75
persen per tahun.
Keterangan:
Peringkat
Provinsi
IPM
2024
Perubahan dari 2023
2024
Perubahan dari 2023
Persentase perubahan dari 2023
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Daerah Khusus Jakarta 84,15 0,600,72%
2 Yogyakarta 81,62 0,530,65%
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
3 Kepulauan Riau 79,89 0,811,02%
4 Kalimantan Timur 78,79 0,590,75%
5 Bali 78,63 0,620,79%
6 Sumatera Barat 76,43 0,791,04%
7 Banten 76,35 0,580,77%
8 Sumatera Utara 75,76 0,630,84%
9 Sulawesi Utara 75,68 0,640,85%
10 Riau 75,67 0,720,96%
11 Aceh 75,36 0,660,88%
12 Jawa Timur 75,35 0,700,94%
13 Kalimantan Selatan 75,19 0,530,71%
14 Sulawesi Selatan 75,18 0,580,78%
— — Indonesia (BPS) 202475,02 0,630,85%
15 Jawa Barat 74,92 0,680,92%
16 Bengkulu 74,91 0,610,82%
17 Bangka Belitung 74,55 0,460,62%
18 Jambi 74,36 0,630,85%
19 Kalimantan Tengah 74,28 0,550,75%
20 Jawa Tengah 73,87 0,480,65%
21 Sumatera Selatan 73,84 0,660,90%
22 Papua 73,83 0,600,82%
23 Sulawesi Tenggara 73,62 0,680,93%
24 Kalimantan Utara 73,41 0,530,73%
25 Maluku 73,40 0,650,89%
26 Lampung 73,13 0,650,90%
27 Nusa Tenggara Barat 73,10 0,731,01%
28 Sulawesi Tengah 72,24 0,580,81%
29 Gorontalo 72,01 0,761,07%
30 Maluku Utara 71,84 0,861,21%
31 Kalimantan Barat 71,19 0,721,02%
32 Sulawesi Barat 70,46 0,660,95%
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
33 Papua Barat Daya 69,65 0,580,84%
34 Nusa Tenggara Timur 69,14 0,741,08%
35 Papua Selatan 68,86 0,620,91%
36 Papua Barat 67,69 0,851,27%
37 Papua Tengah 60,25 0,811,36%
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
38 Papua Pegunungan 54,43 0,981,83%
Pada 15 November 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2021 Indonesia.[ 3] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2021, IPM Indonesia mencapai angka 72,29 dengan peningkatan 0,35 poin (0,49%) dibandingkan tahun 2020, yakni 71,94.
Provinsi di Indonesia menurut Indeks Pembangunan Manusia tahun 2021.
80,01 ke atas
72,51 sampai 80,00
65,01 sampai 72,50
57,51 sampai 65,00
57,50 ke bawah
Keterangan:
Peringkat
Provinsi
IPM
2021
Perubahan dari 2020
2021
Perubahan dari 2020
Persentase perubahan dari 2020
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Daerah Khusus Jakarta 81,11 0,340,42%
2 Yogyakarta 80,22 0,250,31%
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
3 Kalimantan Timur 76,88 0,640,84%
4 Kepulauan Riau 75,79 0,200,26%
5 Bali 75,69 0,190,25%
6 Sulawesi Utara 73,30 0,370,51%
7 Riau 72,94 0,230,32%
8 Banten 72,72 0,270,37%
9 Sumatera Barat 72,65 0,270,37%
10 Jawa Barat 72,45 0,360,50%
— — Indonesia (BPS) 202172,29 0,350,49%
11 1 Sulawesi Selatan 72,24 0,310,43%
12 1 Aceh 72,18 0,190,26%
13 Jawa Tengah 72,16 0,290,40%
14 1 Jawa Timur 72,14 0,430,60%
15 1 Sumatera Utara 72,00 0,230,32%
16 Bangka Belitung 71,69 0,220,31%
17 Sulawesi Tenggara 71,66 0,210,29%
18 Bengkulu 71,64 0,240,34%
19 Jambi 71,63 0,340,48%
20 1 Kalimantan Selatan 71,28 0,370,52%
21 1 Kalimantan Tengah 71,25 0,200,28%
22 Kalimantan Utara 71,19 0,560,79%
23 Sumatera Selatan 70,24 0,230,33%
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
24 Lampung 69,90 0,210,30%
25 Sulawesi Tengah 69,79 0,240,35%
26 Maluku 69,71 0,220,32%
27 Gorontalo 69,00 0,320,47%
28 Maluku Utara 69,71 0,220,39%
29 Nusa Tenggara Barat 68,65 0,400,59%
30 Kalimantan Barat 67,90 0,240,35%
31 Sulawesi Barat 67,90 0,240,38%
32 Nusa Tenggara Timur 65,28 0,090,14%
33 Papua Barat 65,26 0,170,26%
34 Papua 60,62 0,180,30%
Pada 27 Agustus 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2018 Indonesia.[ 4] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2018, IPM Indonesia mencapai angka 71,39 atau tumbuh sebesar 0,81% dibandingkan tahun 2017. Menurut standar UNDP dan BPS, IPM tersebut dikategorikan tinggi, tidak berubah sejak memasuki kategori tersebut pada 2016. Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan , pendidikan , maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Provinsi-provinsi Indonesia menurut peringkat Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2018
80,00 ke atas
75,01 sampai 80,00
70,01 sampai 75,00
65,01 sampai 70,00
60,01 sampai 65,00
Keterangan:
Peringkat
Provinsi
IPM
2018
Perubahan dari 2017
2018
Perubahan dari 2017
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 80,47 0,41
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
2 Daerah Istimewa Yogyakarta 79,53 0,64
3 Kalimantan Timur 75,83 0,71
4 Kepulauan Riau 74,84 0,39
5 Bali 74,77 0,47
6 Riau 72,44 0,65
7 Sulawesi Utara 72,20 0,54
8 Banten 71,95 0,53
9 Sumatera Barat 71,73 0,49
— — Indonesia (BPS) 201871,39 0,58
10 Jawa Barat 71,30 0,61
11 Aceh 71,19 0,59
12 Sumatera Utara 71,18 0,61
13 Jawa Tengah 71,12 0,60
14 Sulawesi Selatan 70,90 0,56
15 Jawa Timur 70,77 0,50
16 1 Bangka Belitung 70,67 0,68
17 1 Jambi 70,65 0,66
18 Bengkulu 70,64 0,69
19 Sulawesi Tenggara 70,61 0,75
20 Kalimantan Utara 70,56 0,72
21 Kalimantan Tengah 70,42 0,63
22 Kalimantan Selatan 70,17 0,52
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
23 Sumatera Selatan 69,39 0,53
24 Lampung 69,02 0,77
25 1 Sulawesi Tengah 68,88 0,77
26 1 Maluku 68,87 0,68
27 Maluku Utara 67,76 0,56
28 Gorontalo 67,71 0,70
29 Nusa Tenggara Barat 67,30 0,72
30 Kalimantan Barat 66,98 0,72
31 Sulawesi Barat 65,10 0,80
32 Nusa Tenggara Timur 64,39 0,66
33 Papua Barat 63,74 0,75
34 Papua 60,06 0,97
Pada 27 Agustus 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2017.[ 5] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2017, IPM Indonesia mencapai angka 70,81 atau tumbuh sebesar 0,90% dibandingkan tahun 2016. Menurut standar UNDP dan BPS, IPM tersebut dikategorikan tinggi, tidak berubah sejak memasuki kategori tersebut pada 2016 lalu. Pada tahun 2017, terdapat provinsi yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, yaitu Daerah Khusus Ibukota Jakarta . Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan , pendidikan , maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Provinsi-provinsi Indonesia menurut peringkat Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2017.
80,00 ke atas
75,01 sampai 80,00
70,01 sampai 75,00
65,01 sampai 70,00
60,01 sampai 65,00
55,01 sampai 60,00
Keterangan :
Peringkat
Provinsi
IPM
2017
Perubahan dari 2016
2017
Perubahan dari 2016
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 80,06 0,46
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
2 Daerah Istimewa Yogyakarta 78,89 0,51
3 Kalimantan Timur 75,12 0,53
4 Kepulauan Riau 74,45 0,46
5 Bali 74,30 0,65
6 Riau 71,79 0,59
7 Sulawesi Utara 71,66 0,61
8 Banten 71,42 0,46
9 Sumatera Barat 71,24 0,51
— — Indonesia (BPS) 201770,81 0,63
10 Jawa Barat 70,69 0,64
11 1 Aceh 70,60 0,60
12 1 Sumatera Utara 70,57 0,57
13 Jawa Tengah 70,52 0,54
14 Sulawesi Selatan 70,34 0,58
15 Jawa Timur 70,27 0,53
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
16 1 Bangka Belitung 69,99 0,44
16 Jambi 69,99 0,37
18 Bengkulu 69,95 0,62
19 Sulawesi Tenggara 69,86 0,55
20 Kalimantan Utara 69,84 0,64
21 Kalimantan Tengah 69,79 0,66
22 1 Kalimantan Selatan 69,65 0,60
23 1 Sumatera Selatan 68,86 0,62
24 Lampung 68,25 0,60
25 Maluku 68,19 0,59
26 1 Sulawesi Tengah 68,11 0,64
27 1 Maluku Utara 67,20 0,57
28 Gorontalo 67,01 0,72
29 1 Nusa Tenggara Barat 66,58 0,77
30 1 Kalimantan Barat 66,26 0,38
31 Sulawesi Barat 64,30 0,70
32 Nusa Tenggara Timur 63,73 0,60
33 Papua Barat 62,99 0,78
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
34 Papua 59,09 1,04
Pada 15 Agustus 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2016 Indonesia.[ 6] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2016, IPM Indonesia mencapai angka 70,18 atau tumbuh sebesar 0,91% dibandingkan tahun 2017. Menurut standar UNDP dan BPS, IPM Indonesia tersebut sudah dikategorikan tinggi. Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan , pendidikan , maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Provinsi-provinsi Indonesia menurut peringkat Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2016
75,01 sampai 80,00
70,01 sampai 75,00
65,01 sampai 70,00
60,01 sampai 65,00
55,01 sampai 60,00
Keterangan:
Peringkat
Provinsi
IPM
2016
Perubahan dari 2015
2016
Perubahan dari 2015
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
1 Daerah Khusus Ibukota Jakarta 79,60 0,61
2 Daerah Istimewa Yogyakarta 78,38 0,79
3 Kalimantan Timur 74,59 0,42
4 Kepulauan Riau 73,99 0,24
5 Bali 73,65 0,38
6 Riau 71,20 0,36
7 Sulawesi Utara 71,05 0,66
8 Banten 70,96 0,69
9 Sumatera Barat 70,73 0,75
— — Indonesia (BPS) 201670,18 0,63
10 1 Jawa Barat 70,05 0,55
11 1 Sumatera Utara 70,00 0,49
11 2 Aceh 70,00 0,55
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
13 1 Jawa Tengah 69,98 0,49
14 Sulawesi Selatan 69,76 0,61
15 1 Jawa Timur 69,74 0,79
16 1 Jambi 69,62 0,73
17 2 Kepulauan Bangka Belitung 69,55 0,50
18 2 Bengkulu 69,33 0,74
19 Sulawesi Tenggara 69,31 0,53
20 2 Kalimantan Utara 69,20 0,44
21 Kalimantan Tengah 69,13 0,60
22 Kalimantan Selatan 69,05 0,67
23 Sumatera Selatan 68,24 0,78
24 1 Lampung 67,65 0,70
25 1 Maluku 67,60 0,55
26 Sulawesi Tengah 67,47 0,71
27 Maluku Utara 66,63 0,82
28 Gorontalo 66,29 0,43
29 Kalimantan Barat 65,88 0,29
30 Nusa Tenggara Barat 65,81 0,62
31 Sulawesi Barat 63,60 0,64
32 Nusa Tenggara Timur 63,13 0,46
33 Papua Barat 62,21 0,48
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
34 Papua 58,05 0,80
Pada tahun 1996, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan perhitungan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia untuk yang pertama kalinya.[ 7] BPS menggunakan metode perhitungan yang sekarang dikenal dengan metode lama sampai pada tahun 2013, sebelum akhirnya BPS mengubah metode perhitungan dimulai dari tahun 2010.
Keterangan:
Peringkat
Provinsi
IPM
1996
Perubahan
1996
Perubahan
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
1 — Daerah Khusus Ibukota Jakarta 76,1 —
2 — Daerah Istimewa Yogyakarta 71,8 —
2 — Sulawesi Utara 71,8 —
4 — Kalimantan Timur 71,4 —
5 — Kalimantan Tengah 71,3 —
6 — Riau 70,6 —
7 — Sumatera Utara 70,5 —
8 — Bali 70,1 —
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
9 — Daerah Istimewa Aceh [ a] 69,4 —
10 — Jambi 69,3 —
11 — Sumatera Barat 69,2 —
12 — Bengkulu 68,4 —
13 — Jawa Barat 68,2 —
13 — Maluku 68,2 —
15 — Sumatera Selatan 68,0 —
— — Indonesia (BPS) 199667,7 —
16 — Lampung 67,6 —
17 — Jawa Tengah 67,0 —
18 — Sulawesi Tengah 66,4 —
19 — Kalimantan Selatan 66,3 —
20 — Sulawesi Tenggara 66,2 —
21 — Sulawesi Selatan 66,0 —
22 — Jawa Timur 65,5 —
23 — Kalimantan Barat 63,6 —
24 — Nusa Tenggara Timur 60,9 —
25 — Irian Jaya [ b] 60,2 —
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
26 — Nusa Tenggara Barat 56,7 —
Pada tahun 2010, BPS menggunakan metode baru dalam perhitungan IPM.
Provinsi
Kategori(2025)
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2019
2020
2021
2022
2023[ 8]
2024
2025
Aceh
Tinggi
67,09
67,45
67,81
68,30
68,81
69,45
70,00
70,60
71,19
71,90
71,99
72,18
74,11
74,70
75,36
76,23
Sumatera Utara
Tinggi
67,09
67,34
67,74
68,36
68,87
69,51
70,00
70,57
71,18
71,74
71,77
72,00
74,51
75,13
75,76
76,47
Sumatera Barat
Tinggi
67,25
67,81
68,36
68,91
69,36
69,98
70,73
71,24
71,73
72,39
72,38
72,65
75,16
75,64
76,43
77,27
Riau
Tinggi
68,65
68,90
69,15
69,91
70,33
70,84
71,20
71,79
72,44
73,00
72,71
72,94
74,45
74,95
75,67
76,31
Jambi
Tinggi
65,39
66,14
66,94
67,76
68,24
68,89
69,62
69,99
70,65
71,26
71,29
71,63
73,11
73,73
74,36
75,13
Sumatera Selatan
Tinggi
64,44
65,12
65,79
66,16
66,75
67,46
68,24
68,86
69,39
70,02
70,01
70,24
72,48
73,18
73,84
74,76
Bengkulu
Tinggi
65,35
65,96
66,61
67,58
68,06
68,59
69,33
69,95
70,64
71,21
71,40
71,64
73,68
74,30
74,91
75,68
Lampung
Tinggi
63,71
64,20
64,87
65,73
66,42
66,95
67,65
68,25
69,02
69,57
69,69
69,90
71,79
72,48
73,13
73,98
Kepulauan Bangka Belitung
Tinggi
66,02
66,59
67,21
67,92
68,27
69,05
69,55
69,99
70,67
71,30
71,47
71,69
73,50
74,09
74,55
75,26
Kepulauan Riau
Sangat tinggi
71,13
71,61
72,36
73,02
73,40
73,75
73,99
74,45
74,84
75,48
75,59
75,79
78,48
79,08
79,89
80,53
DKI Jakarta
Sangat tinggi
76,31
76,98
77,53
78,08
78,39
78,99
79,60
80,06
80,47
80,76
80,77
81,11
82,77
83,55
84,15
85,05
Jawa Barat
Tinggi
66,15
66,67
67,32
68,25
68,80
69,50
70,05
70,69
71,30
72,03
72,09
72,45
73,63
74,24
74,92
75,90
Jawa Tengah
Tinggi
66,08
66,64
67,21
68,02
68,78
69,49
69,98
70,52
71,12
71,73
71,87
72,16
72,80
73,39
73,87
74,77
DI Yogyakarta
Sangat tinggi
75,37
75,93
76,15
76,44
76,81
77,59
78,38
78,89
79,53
79,99
79,97
80,22
80,65
81,09
81,62
82,48
Jawa Timur
Tinggi
65,36
66,06
66,74
67,55
68,14
68,95
69,74
70,27
70,77
71,50
71,71
72,14
74,05
74,65
75,35
76,13
Banten
Tinggi
67,54
68,22
68,92
69,47
69,89
70,27
70,96
71,42
71,95
72,44
72,45
72,72
75,25
75,77
76,35
77,25
Bali Tinggi
70,10
70,87
71,62
72,09
72,48
73,27
73,65
74,30
74,77
75,38
75,50
75,69
77,40
78,01
78,63
79,37
Nusa Tenggara Barat
Tinggi
61,16
62,14
62,98
63,76
64,31
65,19
65,81
66,58
67,30
68,14
68,25
68,65
71,65
72,37
73,10
73,97
Nusa Tenggara Timur
Sedang
59,21
60,24
60,81
61,68
62,26
62,67
63,13
63,73
64,39
65,23
65,19
65,28
67,63
68,40
69,14
69,89
Kalimantan Barat Tinggi
61,97
62,35
63,41
64,30
64,89
65,59
65,88
66,26
66,98
67,65
67,66
67,90
69,71
70,47
71,19
72,09
Kalimantan Tengah
Tinggi
65,96
66,38
66,66
67,41
67,77
68,53
69,13
69,79
70,42
70,91
71,05
71,25
73,73
73,73
74,28
74,86
Kalimantan Selatan
Tinggi
65,20
65,89
66,68
67,17
67,63
68,38
69,05
69,65
70,17
70,72
70,91
71,28
74,00
74,66
75,19
76,10
Kalimantan Timur
Tinggi
71,31
72,02
72,62
73,21
73,82
74,17
74,59
75,12
75,83
76,61
76,24
76,88
77,36
78,20
78,79
79,39
Kalimantan Utara
Tinggi
—
—
—
67,99
68,64
68,76
69,20
69,84
70,56
71,15
70,63
71,19
72,21
72,88
73,41
74,04
Sulawesi Utara
Tinggi
67,83
68,31
69,04
69,49
69,96
70,39
71,05
71,66
72,20
72,99
72,93
73,30
74,52
75,04
75,68
76,32
Sulawesi Tengah
Tinggi
63,29
64,27
65,00
65,79
66,43
66,76
67,47
68,11
68,88
69,50
69,55
69,79
71,01
71,66
72,24
72,82
Sulawesi Selatan
Tinggi
66,00
66,65
67,26
67,92
68,49
69,15
69,76
70,34
70,90
71,66
71,93
72,24
73,96
74,60
75,18
75,92
Sulawesi Tenggara
Tinggi
65,99
66,52
67,07
67,55
68,07
68,75
69,31
69,86
70,61
71,20
71,45
71,66
72,38
72,94
73,62
74,25
Gorontalo
Tinggi
62,65
63,48
64,16
64,70
65,17
65,86
66,29
67,01
67,71
68,49
68,68
69,00
70,62
71,25
72,01
72,62
Sulawesi Barat
Tinggi
59,74
60,63
61,01
61,53
62,24
62,96
63,60
64,30
65,10
65,73
66,11
66,36
69,19
69,80
70,46
71,16
Maluku
Tinggi
64,27
64,75
65,43
66,09
66,74
67,05
67,60
68,19
68,87
69,45
69,49
69,71
70,26
70,98
73,40
74,09
Maluku Utara
Tinggi
62,79
63,19
63,93
64,78
65,18
65,91
66,63
67,20
67,76
68,70
68,49
68,76
70,26
70,98
71,84
72,52
Papua Barat
Sedang
59,60
59,90
60,30
60,91
61,28
61,73
62,21
62,99
63,74
64,70
65,09
65,26
66,03
66,84
67,69
68,84
Papua Barat Daya
Tinggi
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
68,60
69,07
69,65
70,55
Papua
Tinggi
54,45
55,01
55,55
56,25
56,75
57,25
58,05
59,09
60,06
60,84
60,44
60,62
72,57
73,23
73,83
74,69
Papua Selatan
Sedang
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
67,39
68,24
68,86
69,54
Papua Tengah
Sedang
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
58,76
59,44
60,25
60,64
Papua Pegunungan
Rendah
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
—
53,69
53,45
54,43
54,91
Indonesia
66,53
67,09
67,70
68,31
68,90
69,55
70,18
70,81
71,39
71,92
71,94
72,94
73,77
74,39
75,02
75,90
Catatan
↑ Aceh pertama dikenal dengan nama Aceh Darussalam (1511–1959), kemudian Daerah Istimewa Aceh (1959–2001), Nanggroe Aceh Darussalam (2001–2009), dan terakhir Aceh (2009–sekarang).
↑ Papua pertama dikenal dengan nama Irian Barat (1969–1973), kemudian Irian Jaya (1973–1999), dan terakhir Papua (2000–sekarang).
Referensi
↑ " "Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2025 mencapai 75,90, meningkat 0,88 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 75,02." " . BPS Indonesia . 5 November 2025. Diakses tanggal 25 November 2025 .
↑ "Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 mencapai 75,02, meningkat 0,63 poin atau 0,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 74,39. " . Jakarta: Badan Pusat Statistik . 15 November 2024. Diakses tanggal 23 Maret 2025 .
↑ "[ Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia menurut Provinsi 2019-2021 " . Jakarta: Badan Pusat Statistik . 15 November 2021. Diakses tanggal 6 Mei 2022 .
↑ "Indeks Pembangunan Manusia 2018 " . Jakarta: Badan Pusat Statistik . 2019. ISSN 2086-2369 . Diakses tanggal 11 September 2019 .
↑ "Indeks Pembangunan Manusia 2017 " . Jakarta: Badan Pusat Statistik . 2018. ISSN 2086-2369 . Diakses tanggal 27 Agustus 2018 .
↑ "Indeks Pembangunan Manusia 2016 " . Jakarta: Badan Pusat Statistik . 2017. ISSN 2086-2369 . Diakses tanggal 15 Agustus 2017 .
↑ "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Provinsi, 1996–2013 " . Badan Pusat Statistik .
↑ "Indeks Pembangunan Manusia 2023 " . Jakarta: Badan Pusat Statistik . 15 November 2023. Diakses tanggal 6 Mei 2024 .