Daftar lagu yang direkam oleh NoahPeterpan dalam sebuah konser di Kuala Lumpur, Malaysia pada 2008.
Grup musik rok Indonesia Noah telah merekam puluhan lagu sejak pertama kali dibentuk pada tahun 2000 di Bandung, Jawa Barat dengan nama "Peterpan" oleh Ariel (vokal), Andika (kibor), Indra (gitar bas), Lukman (gitar utama), Reza (drum), dan Uki (gitar ritme). Sebagian besar lagu mereka ditulis oleh vokalis Ariel, beberapa ditulis oleh personel lainnya maupun dibantu musisi dari luar band.
Pada tahun 2006, Andika dan Indra keluar dari grup musik. Album studio ketiga dan terakhir mereka dengan nama Peterpan, Hari yang Cerah... (2007) dirilis dengan menghasilkan singel seperti "Menghapus Jejakmu" dan "Cobalah Mengerti". Sebagai bentuk pelepasan nama Peterpan, album kompilasi terbaik Sebuah Nama, Sebuah Cerita (2008) dirilis yang menghasilkan singel "Walau Habis Terang", "Tak Ada yang Abadi", dan kover dari lagu Chrisye tahun 1988, "Kisah Cintaku". Setelah merilis album tersebut, mereka meresmikan David (kibor) sebagai personel tetap yang sebelumnya menjadi pemain tambahan. Peterpan melepas namanya pada tahun 2009.
Peterpan berkolaborasi dengan Chrisye untuk lagu "Menunggumu" dari album Chrisye, Senyawa (2004). Peterpan (termasuk Noah) sering kali mendaur ulang lagu karya Chrisye, diantaranya "Kisah Cintaku", "Sendiri Lagi", dan "Kala Cinta Menggoda".Peterpan tampil sebagai kolaborator pada album Titiek Puspa, From Us to U (2005) untuk lagu daur ulang "Marilah Kemari" (sebagai All Artist) dan "Kupu-Kupu Malam".Peterpan berkolaborasi dengan vokalis Seurieus saat itu, Candil untuk lagu daur ulang karya Rinto Harahap, "Ayah (Aceh)" dari album amal Dari Hati Untuk Aceh (2005).Vokalis Geisha saat itu, Momo mengisi vokal pada lagu aransemen ulang Peterpan, "Cobalah Mengerti" dari album Suara Lainnya (2012).Ariel, Uki, Lukman, Reza, David berkolaborasi dengan grup musik tradisional Sunda, Karinding Attack untuk mengisi instrumen pada lagu aransemen ulang instrumental mereka yaitu "Sahabat" dan "Di Belakangku".Idris Sardi mengisi instrumen biola solo dan orkestrasi string pada lagu instrumental Ariel, Uki, Lukman, Reza, David, "Taman Langit".Steve Lillywhite, produser rekaman ternama asal Inggris memproduseri lagu "Hero", "Seperti Kemarin", dan "Suara Pikiranku" dari album Second Chance (2014).Noah berkolaborasi dengan Iwan Fals untuk beberapa lagu, antara lain "Abadi" (sebagai All Stars), "Yang Terlupakan", "Para Penerka", dan "Kemesraan" (sebagai All Stars) dari album Iwan Fals Satu (2015).Noah berkolaborasi dengan penyanyi pop Bunga Citra Lestari untuk lagu "Mencari Cinta" dari album Keterkaitan Keterikatan (2019).
Daftar lagu yang dirilis, menampilkan judul, penulis lagu, penulis lirik, rilisan pertama, dan tahun
Selama menggunakan nama Ariel, Uki, Lukman, Reza, David, mereka merilis satu album instrumental yaitu Suara Lainnya (2012). Album ini berisi sepuluh lagu pilihan Peterpan ("Diatas Normal", "Cobalah Mengerti", "Kota Mati", "Sahabat", "Walau Habis Terang", "Di Belakangku", "Melawan Dunia", "Langit Tak Mendengar", "Taman Langit", "Bintang di Surga") yang diaransemen ulang dalam format instrumental, kecuali "Cobalah Mengerti" yang memiliki vokal dari Momo Geisha. Lagu solo Ariel yang direkam ketika di penjara, "Dara" ditambahkan sebagai trek bonus dalam album tersebut.
Noah (2012–sekarang)
Noah selain merekam lagu baru dengan namanya sekarang, mereka juga merekam ulang semua lagu yang dirilis ketika masih bernama Peterpan kedalam projek tetralogi yang diberi nama "Second Chance". Projek ini berisi empat album rekaman ulang yaitu Second Chance (2014), Taman Langit (2021), Bintang di Surga (2022), dan Hari yang Cerah (2022). Terdapat tiga lagu yang tidak mereka rekam ulang antara lain "Masa Lalu Tertinggal", "Aku", dan "Jauh Mimpiku"; para penggemar Noah berspekulasi bahwa itu terjadi karena lagu-lagu tersebut ditulis oleh personel Peterpan yang lebih dahulu keluar pada tahun 2006, yaitu Andika dan Indra.[10][11] Selain itu, mereka merilis album Sings Legends (2016) yang berisi kompilasi lagu kover yang hits pada dekade 1960an hingga 1990an. Tujuan dirilisnya album ini untuk memperkenalkan lagu-lagu lama yang terkenal pada zamannya ke generasi penggemar Noah.