Keresidenan Sumatera Timur (bahasa Belanda:Residentie Oostkust van Sumatracode: nl is deprecated ) adalah sebuah subdivisi administratif Hindia Belanda yang beribukota di Medan. Letaknya di Sumatra bagian utara. Pada tahun 1938, terdapat 10.026 kilometer persegi perkebunan di bagian utara keresidenan yang dikenal dengan Kawasan Perkebunan.[1][3][4]
Jakobi, Tgk. Abdul Karim (9 September 1992). Aceh Daerah Modal: Long March ke Medan Area. Jakarta Timur: Yayasan Seulawah RI-001. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Piekaar, Arie Johannes (1981) [1949]. Atjèh en de Oorlog met Japan[Aceh dan Peperangan dengan Jepang: Buku II]. Diterjemahkan oleh Bakar, Aboe. Banda Aceh: Pusat Dokumentasi dan Infomasi Aceh. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pulungan, Arifin (1979). Kisah dari Pedalaman: Sebuah Epos Perang Kemerdekaan RI di Daerah Sumatera Utara dan Aceh. Medan: Dian Corporation. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Silitonga, Hasoloan (2004). Kolonel A.E. Kawilarang Komandan Sub Terr VII Komando Sumatera Memimpin Perang Gerilya di Tapanuli–Sumatera Timur Tahun 1948–1949 Agresi Militer Kolonial Belanda ke-II. Jakarta: Yayasan Purna Juang Sub Teritorial VII/Tapanuli–Sumatera Timur. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)