Día de Muertos (bahasa Spanyol yang artinya Hari Peringatan bagi Orang-orang yang Telah Meninggal) adalah sebuah hari raya Meksiko yang diperingati di seluruh Meksiko, terutama di wilayah bagian Tengah dan Selatan, dan oleh orang-orang keturunan Meksiko yang tinggal di tempat lain, terutama Amerika Serikat. Hari raya ini diakui secara internasional di banyak budaya lainnya. Hari raya yang diperingati lebih dari satu hari ini berfokus pada berkumpulnya keluarga dan teman untuk mendoakan dan mengenang teman dan anggota keluarga yang telah meninggal dunia, dan membantu mendukung perjalanan spiritual mereka. Pada tahun 2008, tradisi tersebut didaftarkan dalam Daftar Warisan Budaya TakbendaUNESCO.[1]
Tradisi yang berhubungan dengan hari raya ini termasuk mendirikan altar pribadi yang disebut ofrenda, menghormati almarhum dengan menggunakan calavera, bunga marigold aztek, dan makanan dan minuman favorit dari orang yang meninggal, dan mengunjungi makam dengan benda-benda ini sebagai persembahan.[6] Peziarah juga meninggalkan barang-barang milik almarhum di makam.
Walaupun merupakan tradisi yang berkaitan dengan kematian, Día de los Muertos merupakan tradisi yang sangat penuh warna dan menyenangkan. Tradisi ini telah berkembang tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang sudah mati, tetapi kini orang-orang berkumpul pada hari-hari ini bersama orang terkasih untuk merayakan kehidupan. Día de Muertos merayakan keseimbangan antara kehidupan dan kematian di mana tidak perlu ada ketakutan eksistensial yang biasa dikaitkan dengan kematian.[7]