Desa Colo terletak di sekitar 18 Km ke arah utara dari pusat kota Kudus, tepatnya di kawasan Pegunungan Muria, Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Di sini terdapat makam ulamaNusantara, ialah Sunan Muria, yang dikenal sebagai ulama dengan kapasitas keilmuan mumpuni dan karya seni serta sikap tenggang rasa dan toleransinya. Selain itu, di sini pengunjung dapat menikmati panorama alam yang indah dan udara yang sangat sejuk. Lingkungan di Desa Colo sangat majemuk, terlihat dari demografi penduduk yang terdiri dari beragam pandangan, seperti kelompok pelestari tradisi Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Ahmadiyyah, maupun beragam keyakinan mulai Islam, Buddha, dan Kristen.
Kasipan menjadi pahlawan yang berhasil menumbangkan para sosok elite desa yang selama mendominasi segala percaturan di Colo.[1][2] Sebab, sejumlah tokoh warga masyarakat kompak dan tak menerimakan perlakuan ketidakadilan yang dialami Kasipan. Beda dulu saat dia dijadikan pesakitan akibat memburuh menebang pohon, dan dugaan pembalakan yang akhirnya menjadikan Marjan sebagai tersangka.
Kepala Desa Colo, pada 29 Oktober 2021 terkena razia saat sedang asyik bermain perempuan dan menikmati minuman keras di di Ruko Ronggolawe, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.[3][4][5][6][7] Bupati Kudus Hartopo pun menanggapi peristiwa itu, sementara Camat Dawe Amin Rahmat memberi sanksi berbentuk teguran tertulis, sebab mereka dinilai melanggar Perbup No 19 tahun 2021 tentang disiplin aparat pemerintah desa.[8][9][10][11]