Colliq Pujié[1] (1812-1876) adalah bangsawan Bugis Melayu yang menjadi pengarang, penulis, penyunting naskah Lontara Bugis kuno, penyalin naskah dan sekretaris istana Kerajaan Tanete (sekarang adalah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan).[1]
Colliq Pujié adalah putri dari La Rumpang, Raja Kerajaan Tanete, yang jarang berada di istana dan menyerahan urusan kerajaan kepada putrinya akibat intimidasi dari Belanda.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
Colliq Pujié lahir pada tahun 1812 dengan nama Retna Kencana Colliq Pujié Arung Pancana Toa Matinroé ri Tucaé, sebagai putri dari La Rumpang Megga, Raja Kerajaan Tanete, dan Collik Pakue.[3]
Kegiatan kerajaan Tanete yang hampir sepenuhnya berada di tangan Colliq Pujié membuat dirinya dianugerahi gelar Datu' Tanete.[2] Ia merupakan istri dari To Appo La Tenreng Arung Ujung.[3]
Karya-karya
Colliq Pujie menuliskan sejarah Tanete, mentransliterasi naskah I La Galigo dan menyusun kitab hukum “La Toa”.[3] Ia menyunting dan menyalin 12 Jilid naskah I La Galigo yang dikerjakan selama 20 tahun. Dalam menyalin ulang naskah-naskah, ia dibantu oleh Matthes yang berkeliling daerah untuk mengumpulkan naskah aslinya.
Akhir hayat
Colliq Pujié meninggal pada tanggal 11 November 1876.[1]