Banyak sutradara film tahun 1960-an dan seterusnya membuat film dengan cara memegang kamera dengan tangan, menggunakan teknik dan gaya cinéma vérité pada film-film fiksinya yang didasarkan pada naskah. Mereka kadang meminta para aktor berimprovisasi agar kualitas adegannya terlihat lebih spontan. Contoh yang paling mencolok adalah sutradara John Cassavetes; film Faces besutannya menciptakan gebrakan baru.[9]