Kelurahan Cikiwul berdiri dari tahun 1984 dan dahulu pecahan dari desa Layung Sari, Kecamatan Setu.
Batas Wilayah:
Utara
Kelurahan Bantargebang
Timur
Kelurahan Sumurbatu
Selatan
Kelurahan Ciketingudik
Barat
Kabupaten Bogor
Bahasa sehari-hari yaitu Bahasa Sunda, tetapi berbeda dengan Bahasa Sunda umumnya, bisa dikatakan "sunda kasar" hal terjadi karena wilayah kelurahan Cikiwul masuk dalm wilayah peralihan/transisi Kebudayaan dari Wilayah Cileungsi Bogor dengan Budaya Sunda masuk ke Wilayah Bekasi yang Notabene berbudaya Betawi
Cikiwul bersama Kelurahan lainnya yaitu Ciketingudik dan Sumur Baru merupakan bagian dari kawasan Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Bantar Gebang, yang merupakan TPST Terbesar se-Asia Tenggara. Kini kondisinya mengkhawatirkan karena Volume Sampah DKI Jakarta terus meningkat dan tidak diiringi oleh proses daur ulang yang cepat, Bantar Gebang pun diisukan akan ditutup atau DKI Jakarta akan membuka lahan di wilayah lain untuk Alternatif Bantar Gebang.[2]