b. Jumlah Penduduk dirinci Menurut Mata Pencaharian
No
Mata Pencaharian
Jumlah
Prosentase
1
Buruh Tani
338
8,20
2
Petani Sendiri
3.389
82,24
3
Peternak Unggas
-
0,00
4
Penggalian
-
0,00
5
Industri
28
0,68
6
Bangunan
131
3,18
7
Perdagangan
176
4,27
8
Transportasi
43
1,04
9
PNS / Honor daerah
14
0,34
10
TNI
-
0,00
11
POLRI
-
0,00
12
Pensiunan
2
0,05
13
Lainnya
-
0,00
Jumlah
4.121
100,00
c. Jumlah Penduduk Usia 5 Tahun Ke atas dirinci Menurut Tingkat Pendidikan
No
Tingkat Pendidikan
Jumlah
Prosentase
1
Tidak Sekolah
56
0,85
2
Tamat SD
5.187
78,42
3
Tamat SLTP
1.332
20,14
4
Tamat SLTA
134
2,03
5
D-1
-
6
D-2
3
0,05
7
D-3
9
0,14
8
D-4
-
9
S-1
21
0,32
10
S-2
1
0,02
11
S-3
-
Jumlah
6.614
100,00
B. SEJARAH DESA
1. Asal-usul berdirinya Desa Butuh
Pada masa kerajaan Mataram Kuno, salah seorang pengikut Pangeran Diponegoro dari Yogyakarta bersembunyi ke lereng Gunung Sumbing, kemudian beliau berdiam/menetap dan membubak (membukak) tempat tersebut menjadi pemukiman yang sekarang bernama Dusun Cengklok. Semakin lama pemukiman tersebut semakin ramai dan mulai banyak orang yang membutuhkan tempat tersebut untuk menetap dan menghindarkan diri dari penjajahan Belanda yang sangat kejam. Dikarenakan banyak orang yang membutuhkan tempat tersebut, maka pemukiman tersebut dinamai Desa Butuh. Sejak saat itulah perkampungan tersebut dinamakan Butuh.
Pada awalnya Desa Butuh terdiri dari 9 dusun (Garung, Sijeruk, Butuh, Cengklok, Jenggeran. Gamblok, Pagergunung, Sidomulyo, Plirigan). Untuk mengefektifkan dalam pelayanan administrasi penduduk, maka sejak tahun 1998 Desa Butuh di pecah menjadi 2 wilayah administrasi (Desa), yaitu Desa Butuh yang terdiri dari 4 dusun (Garung, Sijeruk, Butuh, Cengklok) dan Desa Butuh Kidul yang terdiri dari 5 dusun (Jenggeran, Gamblok, Pagergunung, Sidomulyo, Plirigan).
Sejak saat itulah Desa Butuh lebih dikenal dengan sebutan Desa Butuh Lor sampai sekarang.
2. Sejarah Kepemimpinan Desa Butuh
a. KARTO DIKORO
Merupakan Kepala Desa pertama Desa Butuh yang menjabat sebelum masa kemerdekaan – 1945, Karto Dikoro merupakan putra kelima dari Raden Atmo.
b. KROMO WIJOYO
Merupakan lurah Desa Butuh yang kedua yang menjabat dari tahun 1945 – 1960, Kromo wijoyo merupakan putra dari Karto Wijoyo.
c. H. ACHROJI
Merupakan lurah Desa Butuh yang ketiga yang menjabat dari tahun 1960 – 1987.
d. MUCH YASRI
Merupakan Kepala Desa Butuh yang keempat yang menjabat dari tahun 1988 – 2006.
e. MUSTOFA
Merupakan Kepala Desa Butuh yang kelima yang menjabat dari tahun 2007 – 2019.
f. DZIKRONI
Merupakan Kepala Desa Butuh yang keenam yang menjabat dari tahun 2019 – Sekarang.