Bubalus palaeokerabau adalah sebuah spesies kerbau yang telah punah dan endemik ke Pulau Jawa pada kala Pleistosen Akhir.
B. palaeokerabau dapat dibedakan dari kerbau domestik modern yang diperkenalkan ke Jawa berdasarkan ukurannya yang lebih besar dan tanduknya yang sangat panjang, yang bisa mencapai sekitar 2,5 m (8,2 kaki) dari ujung ke ujung.[2][3]