Brigjen Pol Rd. Gadjali Soeriaamidjaja lahir di Sumedang, Jawa Barat. Keluarganya merupakan bangsawan Sumedang keturunan Pangeran Suria Kusumah Adinata . Pangeran Suria Kusumah Adinata sendiri adalah cucu dari Pangeran Koesoemah Dinata yang lebih dikenal dengan nama Pangeran Kornel. Brigjen Pol Rd. Gadjali Soeriaamidjaja sejaman dengan Jenderal Hoegeng Iman Santoso. Brigjen Pol Rd. Gadjali Soeriaamidjaja adalah Polisi yang jujur. Nafkah yang diberikan kepada keluarga hanya dari gaji beliau sebagai polisi. Beliau menolak pemberian dari siapa pun yang terkait dengan tugasnya sebagai Polisi. Pada masa pensiun, tidak ada banyak harta. Beliau wafat tahun 1999 di Jakarta, di rumahnya anaknya di wilayah cibubur, Jakara Timur dan dimakankan di Pemakaman keluarga, Pemakaman Gunung Puyuh Sumedang, Jawa Barat
Karir Kepolisian
Brigjen Pol Rd. Gadjali Soeriaamidjaja adalah seoran Polisi Indonesia yang mengalami masa dinas polisi pada tiga jaman, Jaman Hindia Belanda, Jaman Jepang dan Indonesia. Beliau mengalami pendidikan polisi belanda dan polisi jepang masa itu, ini menjadi bekal beliau dalam turut serta membangun kepolisian indonesia dikemudian hari. Dari masa hinda belanda sampai jaman kemerdekaan, beliau lebih banyak bertugas di wilayah Jawab Barat. Pada masa perang kemerdekaan, Gadjali Soeriaamidjaja merupakan Polisi Pejuang. Beliau berjuang di wilayah Jawa Barat. Pada masa kemerdekaan, beliau bertugas menghadapi pemberontakan DI / TII di Jawa Barat. Pada akhir masa dinas sebagai Polisi, beliau bertugas di wilayah Polda Jawa Barat dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal Polisi.
Kehidupan Pribadi
Beliau mempunyai seorang Istri dan 6 orang anak. Anak yang terakhir wafat saat masih bayi. Anak tertua beliau ikut jelak beliau sebagai anggota polisi di Biddokkes Polda Jawa Barat.