Pada tahun 1818 di Hampstead, London, Fanny Brawne, seorang perempuan muda yang gemar merancang pakaian, berkenalan dengan penyair John Keats melalui keluarga Dilke. Meskipun pada awalnya mereka tidak akur, hubungan keduanya mulai berkembang setelah Fanny tertarik mempelajari puisi dari Keats. Di tengah tumbuhnya hubungan mereka, berbagai hambatan muncul, termasuk campur tangan sahabat Keats, Charles Brown, kondisi keuangan Keats yang tidak menentu, serta masalah kesehatan yang mengancam masa depan mereka bersama. [1]