Brangsi adalah salah satu desa di wilayah kecamatanLaren, kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.
Desa ini berbatasan dengan Kecamatan Solokuro di sebelah utara, Kabupaten Gresik di sebelah timur, Desa Karawungulor di sebelah selatan, dan Desa Bulubrangsi di sebelah barat.
Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Brangsi adalah sebagai Petani dan Petambak. Kesejahteraan masyarakat di desa ini didukung oleh berbagai sektor seperti pendidikan ,sarana prasarana, pertanian, dan masih banyak lagi. Jumlah penduduk desa ini mencapai kurang lebih sekitar 2.047 jiwa.
Brangsi awalnya bernama Pomahan, kemudian seorang pendatang bernama Sengkring memberinya nama Sumbermakmur pada awal abad ke-19. Pada tahun 1912, nama Sumbermakmur diganti menjadi Berasi, karena hasil panen padi yang melimpah ruah. Berasi pada akhirnya berubah menjadi Brangsi.
Pendidikan
Pendidikan di desa brangsi adalah salah satu sarana prasana yang terus diperhatikan dan ditingkatkan oleh masyarakat setempat untuk menunjang kesejahteraan masyarakat,berikut adalah sarana pendidikan yang ada di Desa Brangsi;
Pendidikan non-formal
Pendidikan non-formal yang ada dalam ruang lingkup Desa Brangsi adalah Pondok Pesanten,antara lain;
Pondok Pesantren Muhammadiyah Nurul Huda Brangsi
Pendidikan formal
Pendidikan formal yang ada dalam ruang lingkup Desa Brangsi adalah antara lain;
Sekolah Dasar/Madrasah Ibtida'iyah
Madrasah Ibtida'iyah Muhammadiyah 04 Brangsi
Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 21 Brangsi
Sekolah Menengah Atas
Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 11 Brangsi
Iklim
Iklim di Desa Brangsi adalah iklim tropis dengan tipe iklim tropis basah dan kering yang memiliki 2 musim,yaitu musim penghujan dan musim kemarau.Musim penghujan berlangsung dari bulan November hingga bulan April.Sementara itu,musim kemarau berlangsung dari bulan Juni hingga bulan Oktober.