Bohrium (107Bh) adalah sebuah unsur buatan, sehingga berat atom standarnya tidak dapat diberikan. Seperti semua unsur buatan, ia tidak memiliki satu pun isotop stabil. Isotop pertama bohrium yang disintesis adalah 262Bh pada tahun 1981. Ada 11 radioisotop yang diketahui, mulai dari 260Bh hingga 274Bh, dan 1 isomer, 262mBh. Isotop yang berumur paling panjang adalah 270Bh dengan waktu paruh 1 menit, meskipun 278Bh yang belum dikonfirmasi mungkin memiliki waktu paruh lebih lama, yaitu sekitar 690 detik.
↑()– Ketidakpastian (1σ) diberikan dalam bentuk ringkas dalam tanda kurung setelah digit terakhir yang sesuai.
↑#– Massa atom bertanda #: nilai dan ketidakpastian yang diperoleh bukan dari data eksperimen murni, tetapi setidaknya sebagian dari tren dari Permukaan Massa (trends from the Mass Surface, TMS).
↑Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 278Nh
↑Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 282Nh
↑Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 287Mc
↑Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 288Mc
↑Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 294Ts
↑Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 290Fl dan 294Lv; belum dikonfirmasi
Isomerisme nuklir
262Bh
Satu-satunya contoh isomerisme yang dikonfirmasi dalam bohrium adalah pada isotop 262Bh. Penyintesisan langsung dari 262Bh menghasilkan dua keadaan, keadaan dasar dan keadaan isomer. Keadaan dasar dipastikan meluruh melalui peluruhan alfa, memancarkan partikel alfa dengan energi 10,08, 9,82, dan 9,76 MeV, dan memiliki waktu paruh yang direvisi 84 milidetik. Keadaan tereksitasi juga meluruh melalui peluruhan alfa, memancarkan partikel alfa dengan energi 10,37 dan 10,24 MeV, dan memiliki waktu paruh yang direvisi 9,6 milidetik.[4]
↑Hofmann, S.; Heinz, S.; Mann, R.; Maurer, J.; Münzenberg, G.; Antalic, S.; Barth, W.; Burkhard, H. G.; Dahl, L.; Eberhardt, K.; Grzywacz, R.; Hamilton, J. H.; Henderson, R. A.; Kenneally, J. M.; Kindler, B.; Kojouharov, I.; Lang, R.; Lommel, B.; Miernik, K.; Miller, D.; Moody, K. J.; Morita, K.; Nishio, K.; Popeko, A. G.; Roberto, J. B.; Runke, J.; Rykaczewski, K. P.; Saro, S.; Scheidenberger, C.; Schött, H. J.; Shaughnessy, D. A.; Stoyer, M. A.; Thörle-Popiesch, P.; Tinschert, K.; Trautmann, N.; Uusitalo, J.; Yeremin, A. V. (2016). "Review of even element super-heavy nuclei and search for element 120". The European Physics Journal A. 2016 (52). Bibcode:2016EPJA...52..180H. doi:10.1140/epja/i2016-16180-4.