Gina Hayes adalah seorang ibu yang baik dan berdedikasi bagi putranya yang kecil. Suatu hari, saat berbelanja bersama putranya untuk topeng Halloween, putranya secara tidak sengaja tertembak di dada oleh seorang penembak Jepang yang berusaha membunuh geng operator bus lawan. Gina menyadari bahwa penembak tersebut memiliki tato harimau biru di dadanya. Dia menjadi terobsesi dengan balas dendam dan membuat tato harimau merah yang identik di kulitnya. Dia lalu melacak pembunuh tersebut dan merencanakan kematiannya. Hal ini membawanya ke dunia mafia Jepang, di mana dia menggunakan daya tarik seksualnya dan pengetahuan barunya tentang bahasa Jepang untuk mencari pria-pria bertato yang memiliki tato harimau biru yang sama dengan yang membunuh putranya.
American Yakuza bersama Blue Tiger diumumkan sebagai bagian dari serangkaian produksi bersama antara First Look Studios dan perusahaan Jepang Ozla Productions.[2] Film-film tersebut direncanakan sebagai perpaduan budaya Jepang dan Amerika dalam genre aksi-petualangan.[2] Film-film ini merupakan bagian dari upaya singkat Toei Company untuk memproduksi film-film V-Cinema berkualitas tinggi di bawah label V-America, dengan Toei bermitra dengan perusahaan internasional untuk memastikan eksposur finansialnya sama dengan proyek V-Cinema yang diproduksi secara lokal.[3] Awalnya Alex Cox diumumkan sebagai sutradara.[4]
Penayangan
Blue Tiger dirilis di Amerika Serikat dalam format video rumahan pada 28 Februari 1995[5]
Referensi
↑Gaydos, Steven (6 June 1994). "Blue Tiger". Variety. Diakses tanggal 16 June 2020.
↑Mes, Tom (2024) [first published 2024]. Japanese Film and the Challenge of Video (Media, Culture and Social Change in Asia). Routledge. ISBN978-1032387970.