Bismutina (nama IUPAC: bismutana) adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimiaBiH3. Sebagai analog amonia (hidrida pniktogen) paling berat, BiH3 tidak stabil, akan terurai menjadi logam bismut jauh di bawah suhu 0°C. Senyawa ini diperkirakan mengadopsi struktur piramida dengan sudut H–Bi–H sekitar 90°.[1]
Istilah bismutina juga dapat merujuk pada anggota keluarga spesies organobismut(III) yang memiliki rumus umum BiR3, dengan R adalah suatu substituen organik. Misalnya, Bi(CH3)3 adalah trimetilbismutina.
Pembuatan dan sifat
BiH3 dibuat melalui redistribusi metilbismutina (BiH2Me):[2]
3 BiH2Me → 2 BiH3 + BiMe3
BiH2Me yang dibutuhkan, yang juga tidak stabil secara termal, dihasilkan melalui reduksi metilbismut diklorida, BiCl2Me dengan LiAlH4.[1]
Seperti yang ditunjukkan oleh perilaku SbH3, BiH3 tidak stabil dan akan terurai menjadi unsur-unsur penyusunnya menurut persamaan berikut:
2 BiH3 → 3 H2 + 2 Bi (ΔHof(gas) = −278 kJ/mol)
Metodologi yang digunakan untuk mendeteksi arsen ("uji Marsh") juga dapat digunakan untuk mendeteksi BiH3. Uji ini bergantung pada dekomposisi termal trihidrida ini menjadi cermin logam dari As, Sb, dan Bi yang tereduksi. Endapan ini dapat dibedakan lebih lanjut berdasarkan karakteristik kelarutannya yang khas: arsen larut dalam NaOCl, antimon larut dalam amonium polisulfida, dan bismut tahan terhadap kedua reagen tersebut.[2]
Penggunaan dan pertimbangan keselamatan
Stabilitas BiH3 yang rendah menghalangi dampak kesehatan yang signifikan. BiH3 akan terurai dengan cepat jauh di bawah suhu kamar.