Kota ini memiliki populasi sebesar 8.100 jiwa (tahun 1993).
Menurut BBC, kota ini diduduki pada tanggal 25 November2006RADF, sebuah grup pemberotak, lalu direbut kembali pada hari berikutnya oleh pemerintah, bersama dengan Abéché yang direbut oleh grup pemberontak lain, UFDD.