Film ini mendokumentasikan perjalanan kopi Indonesia yang memiliki sejarah lebih dari 300 tahun sejak pertama kali di tumbuh-kembangkan di Indonesia. Film ini berlatar di beberapa daerah penanaman kopi di Indonesia, seperti Banyuwangi, daerah Gayo di Aceh Tengah dan Flores.
Film ini tidak hanya membahas tentang tentang tren dan gaya hidup meminum kopi masa kini, tapi juga mengajak penikmatnya untuk mengetahui seberapa besar mereka mengenal kopi yang dikonsumsi sehari-hari. Penonton diajak untuk melihat daerah penghasil kopi lebih dekat melalui pendekatan tradisi, seni budaya, keyakinan adat bahkan keimanan yang hidup di tengah masyarakat yang sudah mengakar ratusan tahun lamanya.
Untuk memperkuat data, film ini juga melibatkan sejumlah tokoh dari berbagai disiplin ilmu yang turut menjadi pelaku dalam film dokumenter ini. Beberapa di antaranya adalah sejarawan, petani tradisional, para akademisi, ahli filsafat, antropolog, pertanian bahkan hingga pebisnis kopi.[1]