Inscriptions dating to the second half of the ninth century provide the earliest evidence of a currency system in Java, which was based on the use of standardised weights. One of the unit weights, known as the masa. The abbreviation mas came to mean 'gold' or 'wealth'. Another name for the same unit of weight is tahil.
Penggunaan wajarPenggunaan wajar material berhak cipta dalam konteks Temuan Wonoboyo//id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Javanese_gold_mas_or_tahil_ingot.jpg
Licensing
Tidak jelas apakah mata uang atau token resmi ini sedang beredar. Harap perbarui penggunaan tag ini jika Anda memiliki informasi ini.
This restriction tag has been placed because currency designs and images of them may be subject to additional legal restrictions outside of copyright law including laws regarding counterfeiting, which may also apply, particularly when this image is used in printed form.
This template is not a valid license tag alone. Please accompany it with an appropriate license.
Gambar ini mengilustrasikan desain unit mata uang berlisensi nonbebas. Untuk keperluan Wikipedia, penggunaannya dianggap termasuk penggunaan wajar ketika digunakan untuk tujuan diskusi atau kritik yang berkaitan dengan citra mata uang tersebut. Penggunaan lain dari gambar ini, baik di Wikipedia atau di tempat lain, mungkin melanggar hak cipta. Lihat Wikipedia:Isi nonbebas untuk informasi selengkapnya.
Penggunaan wajar//id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Javanese_gold_mas_or_tahil_ingot.jpg
true
Jangan menggunakan tag ini jika mata uang dan gambar yang bersangkutan masuk dalam domain publik atau berlisensi bebas.
Jika desain mata uang yang ditampilkan tergolong domain publik, harap ganti tag ini dengan {{PD currency}} jika sesuai, beserta tag hak cipta yang sesuai.