Demografi
Berdasarkan hasil Sensus Penduduk Indonesia 2000, penduduk Berandan Barat termasuk heterogen dengan mayoritas bersuku bangsa Jawa. Adapun besaran penduduk kecamatan ini menurut suku bangsa ialah suku Jawa sebanyak 39,46%, kemudian Melayu sebanyak 26,64%. Orang Batak sebanyak 10,65% dengan mayoritas Mandailing serta Angkola sebanyak 6,24%, kemudian Batak Toba, Simalungun, Pakpak sebanyak 2,81%, dan Karo sebanyak 1,60%.[3] Kemudian orang Aceh sebanyak 5,65%, Minang sebanyak 1,12%, dan selebihnya adalah orang Nias 0,12%, Tionghoa sebanyak 0,09%, dan suku lainnya sebanyak 16,27%.[3]
Sedangkan agama yang dianut penduduk Berandan Barat, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2024 mencatat bahwa mayoritas warga memeluk agama Islam yakni 98,75%. Selebihnya menganut agama Kristen sebanyak 1,19%, di mana Protestan sebanyak 1,15% dan Katolik 0,04%. Sebagian kecil lainnya menganut agama Buddha yakni 0,06%.[2]