Bendungan Al-Mansurah (bahasa Arab:سد المنصورةcode: ar is deprecated ) adalah sebuah bendungan yang terletak di Sungai Efrat, sekitar 22km dari kota Raqqa di Kegubernuran Ar-Raqqah, Suriah. Pembangunan bendungan ini dimulai pada tahun 1983 dan diselesaikan pada tahun 1986. Tujuan pembangunan bendungan ini adalah untuk menghasilkan listrik hidroelektrik dan mengatur aliran dari Bendungan Tabqa (terletak hanya 18km ke arah hulu) yang tidak biasa. Aliran yang tidak biasa ini disebabkan oleh perubahan kebutuhan listrik.[1] Bendungan Al-Mansurah memiliki ketinggian sebesar 14 m dan turbin airnya dapat menghasilkan listrik sebesar 81MW. Sementara itu, kapasitas Waduk Bendungan Al-Mansurah tercatat sebesar 0,09km3.[2]
Bendungan Al-Mansurahmerupakan salah satu dari tiga bendungan di Sungai Efrat. Dua bendungan lainnya adalah Bendungan Tabqa dan Bendungan Tishrin. Seperti Bendungan Al-Mansurah, Bendungan Tishrin juga terkait dengan Bendungan Tabqa. Salah satu alasan pembangunan Bendungan Tishrin adalah performa pembangkit lisrik tenaga air di Bendungan Tabqa yang mengecewakan.[3]
Sebelum meletusnya Perang Saudara Suriah, pemerintah Suriah telah berencana membangun bendungan keempat di Sungai Efrat yang terletak ke arah hilir Bendungan Al-Mansurah, yaitu Bendungan Halabiye.[4] Bendungan ini direbut oleh Pasukan Demokratik Suriah dari ISIS pada tanggal 4 Juni 2017. Setelah itu, mereka mengganti nama bendungan ini menjadi "Bendungan Kebebasan" (bahasa Kurdi: Bendava Azadî; bahasa Arab:سد الحريةcode: ar is deprecated ; bahasa Suryani:ܣܟܪܐ ܕܚܐܪܘܬܐcode: syc is deprecated , translit.Sekro d'Ḥirutho).[5]