Ikan yang berukuran kecil sedang, dengan tubuh agak kekar; panjang total hingga 50 cm, tetapi umumnya hanya sekitar 20–30cm. Kepala sama lebar dengan tinggi, atau lebarnya sedikit lebih dan datar di sisi atasnya. Moncongnya pendek dan tumpul, lebih pendek daripada garis tengah mata, antara 18-22% (jarang 17%) dari panjang kepala. Sisi depan tulang preorbital (tulang kecil di depan mata) yang bergerigi agak melengkung (mencekung, tetapi tak melintir). Ujung belakang tulang preorbital menyempit tetapi tidak meruncing. Pelupuk lemak transparan tidak begitu menonjol, berupa lingkaran sempit yang mengelilingi mata.[4]:2107
Sisir saring pada lengan bawah lengkung insang yang pertama berisi 39-73 helai, umumnya lebih dari 50 helai. Awal sirip punggung (dorsal) pertama biasanya terletak kurang lebih sama jauh dari ujung moncong dan pangkal sirip ekor. Titik awal sirip punggung kedua yang ditegakkan, sejajar atau tepat di belakang (garis vertikal maya) awal sirip dubur (anal); kedua sirip itu tertutupi sisik di pangkal hingga tengah-tengah sirip, kadang-kadang hingga ke tepi luarnya; tepi luar kedua sirip itu sedikit melengkung cekung. Sirip dubur dengan III jari-jari keras (duri) dan 9 (jarang 8 atau 10) jari-jari lunak (bercabang). Sirip ekor (caudal) menggarpu. Sirip dada (pectoral) dengan I duri dan 16-18 (jarang 15 atau 19) jari-jari lunak, panjangnya lk 18-25% dari panjang tubuh standar (standard length, yakni panjang tanpa helai sirip ekor), atau 84-104% panjang kepala, bertepi melengkung serupa sabit dan biasanya ujungnya mencapai pangkal sirip punggung yang pertama.[4]:2107 Sirip punggung pertama tersusun oleh IV duri, dan sirip punggung kedua dengan I duri dan 8 jari-jari lunak.[5]:505–507
Sisik-sisik dengan sisi (ujung) belakang serupa membran dan tepi yang bergelombang menonjol serupa jari-jari; tersusun dalam 36-42 deret (biasanya 38-40 deret) memanjang tubuh, dan 12-14 (jarang 16) deret miring melintang dari pangkal sirip perut hingga pangkal sirip punggung pertama. Terdapat sebanyak 23-26 deret sisik di depan awal sirip punggung kedua, dan 18-(lebih umum) 20 deret sisik yang melingkari batang ekor.[4]:2107
Punggung ikan ini berwarna hijau atau cokelat kebiruan, sisi tubuh dan perut mengkilap keperakan. Noktah-noktah keabuan pada sisik-sisik di deretan atas menimbulkan kesan garis-garis memanjang di sisi tubuh. Sirip punggung dan ekor kebiruan; juga ada warna keabuan pada sirip punggung kedua dan sirip dubur. Sirip-sirip dubur, perut dan khususnya sirip dada kekuningan; sirip dada dengan bintik biru gelap di pangkalnya.[4]:2107
Ekologi dan agihan
Belanak angin menghuni perairan pesisir yang dangkal; dan mencari makan di estuaria, laguna, sungai-sungai berair payau, bahkan juga memudiki sungai hingga wilayah berair tawar. Ikan-ikan yuwana (muda) dapat dijumpai di rawa mangrove dan juga persawahan. Memijah di laut, ikan ini membentuk gerombolan besar selama musim kawin. Makanan alaminya berupa alga, alga mikro, diatom, foraminifera, dan detritus yang berasosiasi dengan dasar perairan yang berpasir atau berlumpur.[4]:2107
↑Forsskål, P. & C. Niebuhr. (1775). Descriptiones animalium, avium, amphibiorum, piscium. insectorum. vermium, quae in itinere orientale observant. Hauniæ: ex officina Mölleri, 1775 (Mugil seheli, p. 73).
1234567Harrison, I.J. & H. Senou (2001). "Mugilidae". in Kent E. Carpenter & Volker H. Niem (Eds.). FAO Species Identification Guide: The Living Marine Resources of The Western Pacific. Vol. 4: 2098-2108. Rome: Food and Agriculture Organization.