Diungkapkan oleh DiCaprio pada 9 September 2016 saat perhelatan Toronto International Film Festival, bahwa sebuah film dokumenter sedang dimulai penggarapannya pada 30 Oktober 2016 di National Geographic Channel.[3][4] Sebagai bagian dari komitmen National Geographic, film dokumenter ini diedarkan secara gratis melalui beberapa platform.[5]
Latar belakang
DiCaprio memperkenalkan film ini di London, pada bulan Oktober 2016.
Before The Flood diproduksi selama tiga tahun perjalanan mengagumkan, yang saya laksanakan bersama tim kreatif dan sutradara Fisher Stevens. Kami pergi ke setiap sudut bumi untuk mendokumentasikan dampak dari perubahan musim dan memberikan pertanyaan tentang kebutuhan manusia untuk melayani dan ikut mengatasi problem yang pernah dihadapi. Ada salah satu yang terambil. Semua hal yang kami saksikan dalam perjalanan menunjukkan bahwa perubahan musim sangat mengejutkan dan itu sangat penting untuk diselesaikan.... Kami ingin membuat sebuah film memberikan sentuhan yang sangat penting kepada khalayak, yang akan membuat mereka mengerti bahwa gagasan sederhana dapat menyelesaikan persoalan. Kami mengangkat isu pajak karbon, sebagai contoh, di mana saya telah melihat di beberapa dokumen. Secara mendasar, ekonomi kapital mencoba menginvestasikan dalam proyek penghijauan, untuk membawa sedikit uang dan membantu perusahaan minyak. Ini adalah gagasan yang akan membawa perubahan secara masif.... Kami perlu jajak pendapat... Kami membuang-buang waktu sementara para penguasa memilih untuk percaya bahwa 2 persen dari komunitas ilmiah yang pada dasarnya dibeli oleh pelobi dan perusahaan minyak.[6][7][8][9][10][11]
Film ini tersedia secara gratis di internet, seperti yang ditayangkan oleh National Geographic Channel[12] di 171 negara dan beberapa televisi nasional[13] Film ini telah diterjemahkan dalam 45 bahasa, mempermudah akses bagi penonton yang tidak menguasai bahasa Inggris.[14] Film ini telah dilihat lebih dari 2 juta pengunjung saat tanggal rilis[15]
Ulasan
Film ini menuai sangat banyak ulasan positif dari para kritikus. Di situs pengumpul ulasan, Rotten Tomatoes, tercatat rating sebesar 70%, berdasarkan 27 ulasan.[16] Sedangkan Metacritic memaparkan skor 63 dari 100, berdasarkan 10 kritik yang mengindikasikan bahwa secara umum, film ini sangat digemari.[17]Before the Flood mendapat penilaian sebagai "gerakan yang mengejutkan" dari W[18] dan The Guardian menyebut film ini merupakan tayangan edukatif, mengulas hal-hal penting.[19]Variety memuji fakta yang tersaji dalam film ini sebagai "given the sincerity of its message, its ability to assemble such a watchable and comprehensive account gives it an undeniable urgency", menyatakan bahwa "where the film succeeds the most is by focusing on the ground-level victims of climate change, whether the polar bears of the Arctic, or the inhabitants of island nations like Kiribati".[20]