Batuhampar berasal dari kata batu dan hampar, di mana di wilayah ini dahulunya memang banyak batu yang berhamparan.
Geografi
Nagari Batuhampar terletak di kawasan perbatasan antara Kabupaten Lima Puluh Kota dan Agam. Dewasa ini ia termasuk salah satu di antara tujuh nagari di Kecamatan Akabiluru, Limapuluh Kota. Nagari ini berjarak km 23 dari Bukittinggi atau sekitar 10km menuju Payakumbuh pada lintasan jalan utama Bukittinggi ─ Payakumbuh, tepatnya sekitar 2 ½ km arah selatan lintasan tersebut.
Secara geografis, nagari ini berbatasan dengan Nagari Sariek Laweh di utaranya, dan dengan Nagari Kotatangah Batuhampar di selatannya; di sebelah barat dengan Bukit Sulah bagian dari Bukit Barisan yang curam (± 500m) bertindak sebagai dinding pembatas dengan nagari disebelahnya, Padang Tarok, sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan Nagari Durian Gadang, yang dahulunya merupakan salah satu di antara tiga ”jorong” Batuhampar. (Dua yang lainnya ialah Batuhampar dan Kotobaru Batuhampar). Jorong Batuhampar adalah yang paling besar dan menjadi induk nagari itu sejak lama.
Pembagian Wilayah jorong
Pembagian Wilayah Jorong
Nagari Batuhampar terbagi dalam 5 (lima) jorong, yaitu:
1. Jorong Menara Agung
2. Jorong Beringin Indah
3. Jorong Simpang Ganti
4. Jorong Koto Ramai
5. Jorong Koto Baru
Sarana pendidikan
Di Nagari Batuhampar terdapat 3 tingkat pendidikan, pertama tingkat Sekolah Dasar dengan 3 sekolah (SDN 1, SDN 2 Dan SDN 3) dan tingkat SLTP yaitu Madrasah Tsanawiyah Al-Manaar dan 1 Tingkat SLTA yaitu Madrasah Aliyah (MA) Al-Manaar.
Tingkat Pendidikan Masyarakat Batuhampar
No
Tingkat Pendidikan
Jumlah (Jiwa)
1
Buta Aksara
10
2
TK
50
3
Tidak tamat SD
147
4
Tamat SD/sederajat
503
5
Tamat SLTP /Sederajat
711
6
Tamat SLTA /Sederajat
1212
7
Sarjana D3
350
8
Sarjana S1
156
9
Sarjana S2
1
10
SLB A
3
Total
3143
Sumber: Profil Nagari Batuhampar
Perekonomian
Masyarakat Batuhampar mayoritas bekerja sebagai petani dengan penghasilan utama adalah padi, kelapa, cabe, jeruk manis, buah naga, lemon dan ada juga sebagai pegawai negeri sipil atau pedagang, peternak dan lain-lain.
Jenis Pekerjaan Masyarakat Batuhampar tahun 2010
No
Jenis Pekerjaan
Jumlah Penduduk
1
Petani
1970
2
Buruh Tani
50
3
PNS
134
4
Peternak
300
5
Montir
10
6
Tukang Bangunan
14
7
Tukang kayu
6
8
Tukang Sumur
6
9
Tukang jahit
4
10
Tukang Bekam
2
11
Pedagang
-
Tokoh
Tokoh yang terkenal dari nagari ini adalah Muhammad Hatta, salah seorang Proklamator Indonesia. Ayahnya berasal dari negeri ini, dan kakeknya Syekh Abdurrahman mendirikan pusat pendidikan Islam Al-Manaar.[1] Selain itu, sejarawan Mestika Zed juga dilahirkan di nagari ini.
Bangunan bersejarah
Di Nagari Batuhampar terdapat situs sejarah perkembangan islam di Sumatera Barat yaitu bangunan kubah dengan arsitektur India Arab. Bangunan ini disebut gobah, di dalam komplek gobah ini ada makam dari ayahanda proklamator IndonesiaMuhammad Hatta. Bangunan ini merupakan simbol kejayaan Islam yang masih tersisa di wilayah Kabupaten Lima puluh Kota. Gobah juga merupakan salah satu objek wisata relegius yang ramai dikunjungi setiap bulan Ramadhan. Selain itu, di dalam komplek kawasan Gobah juga terdapat sebuah tempat Suluk yang juga ramai dikunjungi selama bulan Ramadhan.
Referensi
↑Majalah Tempo, Sebuah Surau Dalam Memoar, 10 Mei 1980