desa batangkumu juga salah satu desa yang berpotensi maju. hal ini karena di desa tersebut ada 2 PT atau pabrik kelapa sawit yang dapat dikatakan beser. tetapi pada realitasnya, masih banyak warga-warga desa yang bergolongan menengah kebawah. hal yang menyebabkan terjadinya ketimpangan sosial di desa batang kumu ini ialah yang tidak lain dan tidak bukan pemerintah desa yang tak mampu mengelola desa dengan baik. selain itu juga oknum dari pem. kabupaten yang seharsnya menjadi penanggung jawab atas fenomena ini. dari tahun ke tahun APBDes kerap tak terlihat entah ke mana dan apa yang menyebabkan APBDes menghilang seperti hantu yang tak kunjung habis diperdebatkan. harapan penulis, pem. pusat seharusnya turun tangan langsung mengatasi masalah masalah yang terstruktur ini, karena jika masih dari daerah mungkin masih ada kong kali kongnya lagi.