Hana Bank (Hangul:주식회사 하나은행code: ko is deprecated ;RR:Jusik Hoesa Hana Eunhaeng) adalah anak usaha dari Hana Financial Group yang bergerak di bidang perbankan. Bank ini bergabung dengan Seoul Bank pada tahun 2002 dan dengan Korea Exchange Bank (KEB) pada tahun 2015, sehingga kemudian berbisnis dengan nama KEB Hana Bank hingga tahun 2019.
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1971 dengan nama Korea Investment Finance Corporation (한국투자금융code: ko is deprecated ). Pada tahun 1991, perusahaan ini mulai berbisnis di bidang perbankan dan mengubah namanya menjadi Hana Bank. Pada tahun 1998, bank ini mengakuisisi Chungcheong Bank yang kemudian diubah namanya menjadi Chungcheong Hana Bank. Pada tahun 1999, bank ini bergabung dengan Boram Bank.
Pada bulan Agustus 2002, diumumkan bahwa Seoul Bank, salah satu bank terbesar di Korea Selatan yang telah dinyatakan insolven dan diambil alih oleh pemerintah pada bulan Desember 1997, akan digabung ke bank ini, setelah bank ini berhasil memenangkan lelang melawan Lone Star Funds.[1] Penggabungan tersebut kemudian selesai pada bulan Desember 2002. Sebagai hasilnya, bank ini pun menjadi bank terbesar ketiga di Korea Selatan, setelah Kookmin Bank dan Woori Bank.[2]:35
Untuk area operasi di Indonesia, Hana Bank berawal dari PT Bank Pasar Pagi Madju yang berdiri pada 27 April 1971. Kemudian berubah menjadi bank komersil pada tahun 1989 dan berganti nama menjadi Bank Bima (PT Bank Bintang Manunggal). Pada tahun 2007, Hana Financial Group mengakuisisi mayoritas saham Bank Bima dan berganti nama menjadi PT Bank Hana pada tahun 2008.[3]
Pada bulan Februari 2019, bank ini mengubah namanya kembali menjadi Hana Bank.
Pada bulan Januari 2021, bank ini mendapat izin untuk membuka kantor cabang di Taiwan, sehingga bank ini kemudian menjadi bank asal Korea Selatan pertama yang memiliki kantor cabang di sana.[5]