Perubahan daerah aliran sungai yang diikuti dengan curah hujan sangat tinggi[1]
Tewas
38
Hilang
11
Pada 13 Juli 2020, banjir terjadi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Banjir terjadi karena meluapnya Sungai Masamba. Akibat dari banjir ini, ribuan orang terdampak dan sedikitnya 38 orang meninggal dunia.[2]
Sebelumnya, banjir sempat terjadi pada 17 Juni.[3] Banjir menerjang dua kelurahan di Masamba.[4] Pada 26 Juni, banjir kembali menerjang sejumlah desa.[5]
Kejadian
Informasi awal tentang banjir ini dimulai dari laporan di 2 kecamatan, Baebunta, dan Masamba. Hujan yang turun ketika itu menyebabkan sungai meluap dan 3 desa terdampak banjir pada pukul 19.00 WITA. Laporan awal menyebut 46 orang hilang, dan 13 meninggal dunia.[6]
Dampak
Banjir mengakibatkan ratusan rumah terendam dan satu di antaranya hanyut. Sejumlah warga dilaporkan mengungsi. BNPD mengevakuasi 19 kepala keluarga ke gedung olahraga yang difungsikan sementara sebagai posko pengungsian.[7] Banjir juga mengakibatkan Jalan Trans Nasional Wajo-Bone terputus.[8] Jumlah kepala keluarga bertambah menjadi 99 kepala keluarga keesokan harinya.[9]