Avenue adalah majalah bulanan asal Belanda yang dikenal karena kontennya yang bergaya glossy dan berfokus pada kehidupan kelas atas, budaya, serta gaya hidup. Majalah ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1965 dan dihentikan pada tahun 1994.[1] Pada tahun 2001, penerbit VNU, anak perusahaan Nielsen Holdings sempat mencoba menghidupkan kembali Avenue, tetapi edisi baru tersebut hanya bertahan selama empat nomor sebelum kembali dihentikan.[2]
Majalah ini ditujukan terutama untuk perempuan berusia antara 25 hingga 55 tahun, meskipun juga menarik perhatian pembaca pria dari rentang usia yang sama, khususnya dari kalangan menengah ke atas.[2]
Sejarah
Pada masa-masa awal penerbitannya, Avenue dianggap sebagai salah satu majalah paling berpengaruh di Belanda.[1]Joop Swart menjabat sebagai pemimpin redaksi dan memainkan peran penting dalam membentuk identitas editorial majalah tersebut. Beberapa tokoh terkemuka turut berkontribusi, di antaranya jurnalis kuliner Wina Born, fotografer Ed van der Elsken, serta penulis Jan Cremer, W.F. Hermans, dan Cees Nooteboom.[2]
Pada puncak popularitasnya, Avenue mencapai angka penjualan sebesar 125.000 eksemplar per bulan, menjadikannya salah satu majalah gaya hidup terkemuka di Belanda pada masanya.