Akayev telah menjabat sejak Kirgizstan merdeka setelah runtuhnya Uni Soviet. Anak sulung dari 5 bersaudara, Akayev tumbuh dalam sebuah keluarga petani. Dia menikah dengan Mairam Akayev dan mempunyai empat anak.
Akayev mundur dari jabatannya setelah melarikan diri ke Rusia pada 24 Maret2005 pada saat terjadinya sebuah revolusi besar di Kirgizstan yang dikenal sebagai Revolusi Tulip, tetapi secara resmi pengunduran dirinya baru terjadi pada tanggal 4 April2005.
"Saya pribadi, Presiden Akayev, tidak pernah dan tidak mempunyai keinginan apapun untuk mengganti konstitusi dengan tujuan memperpanjang masa jabatan saya" - sewaktu memberikan suaranya dalam pemilu parlemen 2005.