Spesimen tipe Artemisia cana pertama kali dicatat secara informal oleh Meriwether Lewis pada 1 Oktober 1804 di sekitar Centinel Creek, Dakota Selatan, selama Ekspedisi Lewis dan Clark, dan kemudian diterbitkan dalam jurnal yang disunting oleh Thwaites pada 1904. Lewis menggambarkan tumbuhan ini sebagai salah satu dari berbagai ramuan aromatik di bukit-bukit, dengan daun panjang yang sempit dan lembut serta aroma khas yang menarik bagi satwa, termasuk antelop yang memakannya dan menggosokkannya pada rambut mereka.[5]Artemisia cana biasanya tumbuh setinggi 50–150 sentimeter, dengan individu di sebelah barat Continental Divide cenderung lebih pendek dibandingkan yang berada di timur. Daunnya berbentuk bilah sempit, selalu hijau hingga abu-abu kehijauan, dan mengeluarkan aroma yang khas.[3]
Taksonomi
Nama ilmiah Artemisia cana pertama kali diterbitkan dan diakui secara sah oleh ahli botani Frederick Pursh dalam karya Flora Americae Septentrionalis Volume 2, halaman 521, pada tahun 1813.[6] Kata spesifik cana berasal dari bahasa Latincānus/cana yang berarti “abu-abu” atau “beruban”, merujuk pada warna keabu-abuan khas daun dan helaian tanaman ini.[7]
Persebaran dan status konservasi
Artemisia cana adalah semak beraroma yang biasanya tumbuh di padang rumput, dataran banjir, dan hutan pegunungan..[8] Tanaman ini berasal dari berbagai provinsi Kanada seperti British Columbia, Alberta, Saskatchewan, dan Manitoba, serta dari banyak negara bagian Amerika Serikat, termasuk Alaska, Oregon, California, Idaho, Nevada, Utah, Arizona, Montana, Wyoming, Colorado, New Mexico, Dakota Utara dan Dakota Selatan, Nebraska, serta Minnesota.[9]Artemisia cana cenderung berkembang di padang rumput terbuka dan berbatu maupun di dataran banjir.[10] Di provinsi Alberta, Kanada, komunitas tumbuhan yang termasuk dalam “Artemisia cana Group” tercatat dalam daftar yang dipantau oleh Alberta Tourism, Parks and Recreation bersama Alberta Conservation Information Management System. Komunitas ini diberikan peringkat provinsi S2S3, yang menunjukkan bahwa secara regional mereka tergolong cukup rentan, sementara peringkat globalnya masih belum ditinjau.[11]
Referensi
↑Artemisia cana was first described and published in Flora Americae Septentrionalis; or, a Systematic Arrangement and Description of the Plants of North America 2: 521. 1813 "Plant Name Details for Artemisia cana". IPNI. Diakses tanggal August 15, 2011.