Pada awalnya Arnolf adalah anak tidak sah Karlmann, Raja Bayern, dan istrinya Liutswind. Arnold turut serta dalam peristiwa penjatuhan pamannya, Karl yang Gendut. Dengan bantuan dari para bangsawan Franka, Arnold menghimpun pertemuan majelis di Tribur dan menjatuhkan Karl pada November 887 dengan melayangkan ancaman militer. Karl menyatakan kesediaannya untuk mundur, tetapi sebelumnya ia mencela keponakannya terlebih dahulu karena telah mengkhianatinya dan kemudian meminta diberikan beberapa villa di Schwaben. Arnolf mengabulkan permintaan Karl, dan Karl menghabiskan bulan-bulan terakhirnya di tempat tersebut.
Catatan kaki
↑The Biographical Dictionary of the Society for the Diffusion of Useful Knowledge, Vol. III, Part II (page 623), printed by William Clowes and Sons, Stamford Street, London, 1844
Daftar pustaka
Canduci, Alexander (2010), Triumph & Tragedy: The Rise and Fall of Rome's Immortal Emperors, Pier 9, ISBN978-1-74196-598-8
Duckett, Eleanor (1968). Death and Life in the Tenth Century. Ann Arbor: University of Michigan Press.