Clément Armand Fallières (6 November 1841 – 22 Juni 1931) adalah politikus dan negarawanPrancis yang menjabat sebagai Presiden Republik Prancis dari 1906 hingga 1913. Sebelumnya ia pernah menjadi Perdana Menteri Prancis (selama kurang dari satu bulan pada 1883) serta memegang berbagai jabatan menteri. Ia dikenal karena gaya kepemimpinan yang tenang, sikap netral terhadap konflik parlementer, dan dukungannya terhadap sistem republik yang stabil.[1]
Pada awal kariernya, Fallières berhaluan republik moderat. Ia menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Publik, dan Menteri Kehakiman pada era Republik Ketiga. Ia menjadi Perdana Menteri untuk periode singkat antara Januari–Februari 1883 sebelum digantikan oleh Jules Ferry.[3]
Sebagai Presiden (1906-1913), Fallières memimpin di masa stabilitas relatif setelah turbulensi politik akhir abad ke-19. Ia menolak ikut campur langsung dalam urusan kabinet dan membiarkan parlemen dan perdana menteri mengatur kebijakan sehari-hari.
Meskipun begitu, masa jabatannya ditandai oleh kebijakan sekularisme dan perdebatan antara gereja dan negara, serta munculnya kembali Blok kiri (Bloc des Gauches) di parlemen. Ia juga mendukung aliansi defensif dengan Inggris dan Rusia, yang kelak menjadi dasar Entente Cordiale.[1]
Setelah masa kepresidenannya berakhir pada Februari 1913, ia pensiun dari politik nasional dan kembali ke kampung halamannya di Mézin, di mana ia meninggal dunia pada 22 Juni 1931.
Gaya Kepemimpinan
Fallières dikenal karena sifatnya yang ramah, sabar, dan humoris, serta karena upayanya mempertahankan peran presiden sebagai figur seremonial. Ia menolak gaya kepemimpinan otoriter dan sering dianggap sebagai “bapak republik yang lembut”.[b]
Catatan
↑Fallières merupakan bagian dari arus kanan-tengah republik moderat yang mendukung kebijakan parlementer dan sekularisme.
↑Selama masa jabatannya, kekuasaan eksekutif lebih banyak dijalankan oleh perdana menteri, sementara presiden menjadi simbol stabilitas.