Arco Dorell adalah seorang anak berusia sepuluh tahun pada tahun 2932, sebuah masa depan yang digambarkan indah, di mana manusia hidup di atas awan dan dapat melakukan perjalanan waktu dengan menggunakan jubah pelangi. Arco merasa iri karena orang tuanya dan kakak perempuannya bisa menjelajah waktu, sementara ia hanya menunggu di rumah—anak-anak baru diizinkan terbang setelah berusia dua belas tahun. Suatu malam, ia nekat mencuri jubah dan permata milik kakaknya, lalu mencoba melakukan perjalanan seorang diri ke masa lampau demi melihat dinosaurus.
Pada tahun 2075, sebagian besar pekerjaan penting telah dilakukan oleh robot. Bencana alam ekstrem dan kebakaran hutan menjadi hal yang lazim, meskipun sebagian besar infrastruktur dilindungi oleh semacam gelembung pelindung yang aktif saat bencana terjadi. Iris, seorang anak berusia sepuluh tahun, tinggal bersama adiknya yang masih bayi, Peter, dan diasuh oleh robot pengasuh baik hati bernama Mikki, sementara orang tua mereka bekerja di kota sepanjang minggu. Iris dan tetangganya, Clifford, berangkat ke sekolah melewati jalan perumahan yang baru saja diterpa badai. Saat meminta izin keluar kelas untuk menggambar, Iris melihat pelangi melesat di langit. Ia mengikutinya hingga menemukan Arco yang jatuh di hutan. Di sana, tiga bersaudara eksentrik—Dougie, Stewie, dan Frankie—sedang berada di tempat yang sama dan tampak mencari Arco. Iris mengelabui mereka dengan mengatakan bahwa Arco berjalan ke arah lain, sehingga mereka justru menemukan permata dari jubah Arco. Iris kemudian membawa Arco pulang, dan Mikki merawat lukanya serta memperbaiki jubahnya.
Arco dan Iris pun menjadi akrab. Arco menceritakan bahwa di masa depan manusia tinggal di ketinggian agar Bumi dapat beristirahat, sementara Iris menggambar rumah-rumah di atas platform sesuai penjelasannya. Arco menjelaskan bahwa ia membutuhkan permata untuk kembali ke masanya, kecuali dalam kondisi langka ketika hujan turun bersamaan dengan sinar matahari. Iris lalu berinisiatif menggunakan penyiram tanamanotomatis untuk membuat hujan buatan dan mengajak Arco berbelanja di supermarket. Di sana, mereka terlihat oleh tiga bersaudara yang kemudian mengikuti mereka. Arco akhirnya berhasil terbang pada percobaan kedua, tetapi kembali jatuh pada malam hari karena tidak cukup cahaya. Orang tua Iris, yang tidak percaya bahwa Arco berasal dari masa depan, menyuruh Mikki memanggil polisi robot agar anak itu dikembalikan kepada orang tuanya. Di tengah kebakaran hutan besar yang melanda kota, Arco dan Iris melarikan diri ke sekolah. Clifford diam-diam mengikuti mereka, begitu pula tiga bersaudara itu, hingga semuanya berkumpul di sekolah. Mikki datang bersama Peter, dan polisi robot mengizinkan mereka masuk lalu mulai mengaktifkan robot-robot yang ada di dalam sekolah. Ketiga bersaudara itu akhirnya berinisiatif membantu Arco dan Iris menghindari penangkapan. Mereka mengembalikan permata, dan Arco mencoba terbang pulang dari atap sekolah. Iris memohon untuk ikut bersamanya. Saat kebakaran semakin besar, gelembung pelindung menutup sekolah. Arco memanjat keluar gelembung, sementara Clifford membantu Iris keluar tepat sebelum gelembung menutup rapat. Arco setuju membawa Iris, tetapi karena beban mereka terlalu berat, keduanya jatuh di hutan yang terbakar. Mikki, sambil membawa Peter, mengikuti jejak mereka dan menemukan mereka pingsan di hutan. Ia berusaha menyelamatkan mereka, namun pohon-pohon tumbang memaksa mereka berlindung di sebuah gua.
Iris terbangun di ruang bawah tanah bersama Arco dan Peter. Ia melihat Mikki sedang mengukir kenangan mereka di dinding gua—termasuk gambar Iris dan Arco yang terbang dengan jejak pelangi. Saat Mikki berbalik, Iris menyadari tubuh robot itu rusak parah dan hampir hancur. Sebelum mati, Mikki meminta Iris pergi. Iris pun melarikan diri bersama Arco dan Peter. Di luar gua, banyak pelangi turun menyelimuti mereka. Arco segera menyadari bahwa keluarganya akhirnya datang menjemput. Namun, orang tuanya kini sudah tua, dan kakaknya telah dewasa. Mereka menjelaskan bahwa seumur hidup mereka mencari Arco melintasi waktu, dan akhirnya menemukannya berkat ukiran Mikki. Arco pun berpamitan dengan Iris sebelum pergi bersama keluarganya. Melalui rangkaian foto dan gambar terungkap bahwa kelak Iris menjadi arsitek yang merancang rumah-rumah di atas awan, sekaligus mulai menemukan cara untuk melakukan perjalanan waktu.
Sutradara Ugo Bienvenu mengembangkan film ini secara visual berdasarkan sketsa-sketsanya sendiri alih-alih menggunakan naskah. Ia menggunakan sepuluh hingga dua puluh gambar sebagai kerangka dasar film dan kemudian menyempurnakannya lebih lanjut. Bienvenu mengerjakan papan cerita selama tiga tahun, sementara Felix de Givry menerjemahkan gambar-gambar tersebut menjadi naskah. Mereka membiayai sendiri dan merekrut tiga orang untuk membuat animatik berdurasi penuh yang kemudian digunakan untuk meyakinkan para investor agar mendukung film tersebut. Setelah memperoleh pendanaan, berkat animatik yang telah dikembangkan sebelumnya, mereka berhasil menyelesaikan produksi dalam waktu sedikit lebih dari satu tahun. Bienvenu berupaya menyeimbangkan tampilan buatan tangan dengan kebutuhan mengelola tim berjumlah 130 orang.[5] Film ini berbagi latar dan karakter Mikki dengan bande dessinée karya Bienvenu tahun 2023 berjudul Le Journal de Mikki, yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dengan judul System Preference oleh Titan Comics pada 2025.[6]
Pada Mei 2024, diumumkan bahwa Natalie Portman, yang juga bertindak sebagai produser film ini, bergabung sebagai pengisi suara untuk versi sulih suara bahasa Inggris, yang ditulis dan disutradarai oleh Bienvenu.[7]
Perilisan
Arco melakukan pemutaran perdana global di Festival Film Cannes pada 16 Mei 2025.[8] Beberapa hari kemudian, Neon memperoleh hak distribusi untuk Amerika Utara.[9]
Film ini ditayangkan dalam bagian Locarno Kids di Festival Film Locarno ke-78 pada 6 Agustus 2025.[10] Film ini dirilis di bioskop-bioskop Prancis pada 22 Oktober 2025.[11] Film ini juga mendapatkan penayangan bioskop selama satu minggu di Amerika Serikat pada 14 November 2025 sebagai syarat kualifikasi penghargaan.[12] Pada Desember 2025, Neon mengumumkan bahwa film ini akan dirilis terbatas di Los Angeles dan New York pada 23 Januari 2026, kemudian diperluas ke seluruh Amerika Serikat seminggu setelahnya pada 30 Januari.[13][14]
Di India, setelah penayangan awal di AniMela 2026 pada 21 Februari 2026, film ini dirilis secara nasional pada 28 Februari 2026 oleh Impact Films.[15]
Penerimaan
Tanggapan kritikus
Di situs web agregator pengulasRotten Tomatoes, 93 dari 118 ulasan kritikus positif, dengan peringkat rata-rata 7.5/10.Konsensus situs web menyatakan: "Menggabungkan berbagai pengaruh yang saling melengkapi seperti warna pelangi, Arco tampil menonjol dengan pembangunan dunia yang cerdas dan karakter-karakter yang menggemaskan."[16]Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 72 dari 100, berdasarkan 27 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum baik.".[17]