Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (Anugerah KPI) adalah penghargaan penyiaranIndonesia yang dipersembahkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Anugerah ini rutin diadakan sebagai bentuk apresiasi KPI atas kerja keras lembaga penyiaran yang berupaya menyuguhkan konten siaran yang menarik tetapi tetap sehat dan berkualitas.[2]
Sistem Penjurian
Dalam Anugerah KPI, peserta yang berpartisipasi terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok lembaga penyiaran televisi berjaringan (baik publik maupun swasta),dan kelompok lembaga penyiaran radio dan televisi lokal. Program-program tersebut dinilai oleh tim juri yang independen, kredibel dan ahli dalam bidangnya.[2]
Untuk penjurian, Komisi Penyiaran Indonesia menggandeng beberapa orang yang memiliki kompetensi di bidang penyiaran, dan melibatkan sejumlah lembaga terkait seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia terutama terkait tayangan berbasis anak.[3] Anggota KPI juga termasuk tim juri. Tim juri bertugas memberi penilaian terhadap program penyiaran baik televisi maupun radio yang dinilai berkualitas dan edukatif.
Bentuk Trofi Anugerah KPI
2006 - 2024
Identitas visual Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia ditandai dengan penggunaan trofi yang desainnya dipertahankan sejak awal penyelenggaraan pada tahun 2006 hingga edisi tahun 2024. Trofi ini merupakan interpretasi tiga dimensi dari logo resmi Komisi Penyiaran Indonesia yang merepresentasikan dinamika gelombang penyiaran.
Secara fisik, piala ini memiliki struktur vertikal yang menggabungkan dua elemen material kontras. Bagian atas trofi berupa simbol logo KPI yang dibuat dengan lapisan warna emas, menyimbolkan penghargaan tertinggi dan kualitas penyiaran yang diharapkan. Struktur emas ini memiliki sudut-sudut geometris tegas yang ditopang oleh leher penyangga kecil sehingga memberikan kesan visual yang ringan namun dinamis.
Simbol tersebut berdiri di atas alas atau pedestal berbentuk silinder berwarna hitam pekat dengan permukaan mengkilap. Bagian kaki alas dibuat sedikit melebar dan berundak untuk memberikan proporsi yang kokoh. Pada bagian muka pedestal, terdapat tata letak grafis yang hierarkis; diawali dengan lambang negara Garuda Pancasila berwarna emas pada posisi teratas, diikuti tulisan "ANUGERAH" dengan tipografi ramping. Identitas acara dipertegas pada bagian bawah melalui blok persegi panjang berwarna emas yang memuat akronim "KPI" dalam warna hitam serta angka tahun penyelenggaraan yang disusun secara vertikal di sisi kanan blok tersebut.
2025
Mulai penyelenggaraan tahun 2025, Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia memperkenalkan desain trofi yang sama sekali baru, menggantikan bentuk sebelumnya yang telah digunakan sejak 2006. Desain anyar ini beralih dari interpretasi harfiah logo lembaga menuju bentuk piala yang lebih simbolis dan modern.
Secara visual, struktur trofi ini didominasi oleh warna emas dengan elemen puncak berupa bentuk bola dunia (globe) yang dikelilingi oleh cincin pada bagian tengahnya. Permukaan bola tersebut memiliki tekstur halus yang merepresentasikan peta atau jangkauan global. Struktur bola ini tidak ditopang oleh tiang tunggal, melainkan disangga oleh dua elemen lengan emas yang melengkung dan saling menjalin secara dinamis dari bawah ke atas, menyimbolkan sinergi dan aliran gelombang penyiaran yang berkesinambungan.
Piala ini berdiri di atas tumpuan dasar berbentuk silinder berundak yang memadukan material hitam mengkilap dengan aksen cincin emas. Berbeda dengan versi pendahulunya di mana teks dicetak langsung pada basis, identitas penghargaan pada trofi seri 2025 ini tertera pada sebuah plakat logam persegi panjang berwarna emas yang diletakkan di bagian muka tatakan. Plakat tersebut memuat emblem baru berbentuk sirkular di bagian atas, diikuti tulisan "ANUGERAH KPI". Sebagai penghormatan pada desain lama, penulisan angka tahun penyelenggaraan (misalnya 2025) tetap dipertahankan dengan tata letak vertikal di sisi kanan teks utama.