Animasi karakter adalah area khusus dari proses animasi, yang melibatkan menghidupkan animasi karakter. Peran seorang animator karakter dianalogikan dengan peran seorang aktor film atau panggung, dan animator karakter sering dikatakan sebagai “aktor dengan pensil” (atau mouse). Animator karakter menghembuskan kehidupan pada karakter mereka, menciptakan ilusi pemikiran, emosi, dan kepribadian. Animasi karakter sering dibedakan dari animasi makhluk, yang melibatkan menghidupkan fotorealistis hewan dan makhluk hidup.
Asal mula
Gertie the Dinosaur, 1914
Film Winsor McCay yang berjudul Gertie the Dinosaur (1914) sering dianggap sebagai contoh pertama animasi karakter yang sebenarnya. Kemudian, Otto Messmer mengilhami Felix the Cat dengan kepribadian yang langsung dapat dikenali selama tahun 1920-an.
Frank dan Ollie, sebagaimana mereka dikenal oleh anak-anak didik mereka, mengajarkan bahwa pikiran dan emosi di balik karakter merupakan hal yang utama dalam penciptaan setiap adegan.[2] Dari semua Sembilan Pria Tua Disney, Frank dan Ollie adalah yang paling dikenal karena hubungan mentor / magang mereka, dan berbagi pengetahuan mereka tentang menciptakan karakter, terutama seperti yang ditranskripsikan melalui Disney Animation: The Illusion of Life. Buku ini menyampaikan 12 prinsip dasar animasi, dan secara informal dianggap sebagai ‘kitab suci animasi’ untuk setiap siswa animasi.
Meskipun contoh umum dari animasi karakter dapat ditemukan dalam film layar lebar animasi, peran animasi karakter dalam industri game meningkat dengan cepat. Pengembang game menggunakan karakter yang lebih rumit yang memungkinkan gamer untuk lebih terhubung dengan pengalaman bermain game. Prince of Persia, God of War, Team Fortress, atau Resident Evil adalah contoh-contoh animasi karakter dalam permainan.
Animasi karakter sering dikontraskan dengan animasi makhluk, di mana animator khusus menghidupkan hewan dan makhluk yang realistis, seperti dinosaurus dan makhluk fantasi. Animator efek visual mengkhususkan diri dalam menghidupkan kendaraan, mesin, dan fenomena alam seperti hujan, salju, petir, dan air, serta efek "non-alami" yang sering terlihat dalam film fiksi ilmiah. Ada banyak tumpang tindih di antara area-area ini. Terkadang, animator efek visual akan menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan animasi karakter; contoh awal adalah pseudopodia dalam The Abyss.[3]
Penelitian ilmu komputer yang sedang berlangsung tentang animasi karakter berkaitan dengan pertanyaan tentang menghasilkan tingkat detail) multi-layer pada saat run-time untuk memungkinkan rendering kerumunan besar dalam aplikasi waktu nyata.[4] Gerakan karakter yang realistis sering kali disimulasikan menggunakan tangkap gerak[5] dan simulasi dinamika benda lunak.[6]