Alur cerita[1] atau yang disingkat alur[2] (bahasa Inggris:plotcode: en is deprecated ) adalah urutan beberapa peristiwa, dan setiap peristiwa tersebut memengaruhi peristiwa berikutnya melalui prinsip sebab-akibat. Peristiwa sebab-akibat dari suatu alur dapat dianggap sebagai serangkaian peristiwa yang dihubungkan oleh penghubung "dan seterusnya". Alur dapat bervariasi mulai dari struktur yang sederhana— seperti dalam balada tradisional - hingga struktur jalinan yang kompleks, kadang disebut subplot atau imbroglio. Dalam pengertian naratif, istilah ini menyoroti poin-poin penting yang memiliki akibat dalam cerita, menurut Ansen Dibell.[3]
Istilah plot dapat juga berfungsi sebagai kata kerja yang merujuk pada suatu karakter yang merencanakan tindakan berikutnya dalam sebuah cerita. Plot (alur) serupa artinya dengan istilah storyline (jalan cerita).[4][5]
12Ansen Dibell, Ph.D. (1999-07-15). Plot. Elements of Fiction Writing. Writer's Digest Books. hlm.5 f. ISBN978-0-89879-946-0. Plot is built of significant events in a given story–significant because they have important consequences. Taking a shower isn't necessarily plot... Let's call them incidents ... Plot is the things characters do, feel, think or say, that make a difference to what comes afterward.