Gampong ini mulai terbentuk pada tahun 1921, ketika sekitar 12 orang bergotong royong membuka lahan permukiman di sekitar Krueng Mate. Karena banyaknya pohon bili berukuran besar di kawasan tersebut, Tgk. Basyah mengusulkan nama Gampong Alue Bili Rayeuk dan kemudian terpilih sebagai peutua sekaligus pemimpin pertama.
Pada tahun 1945, di bawah kepemimpinannya, gampong ini membentuk beberapa jurong, yaitu Jurong Puta Janggot, Jurong Panglima Muda, Jurong Panglima Adib, dan Jurong Matang Teungoh. Sejak itu, pemerintahan gampong telah mengalami beberapa pergantian geuchik, mulai dari Tgk. Basyah (1921–1960) hingga Abubakar yang menjabat sebagai penjabat geuchik sejak 2021. Selain itu, lembaga Tuha Peut juga berperan dalam pemerintahan gampong, dengan Ismail Daud sebagai Tuha Peut pertama sejak tahun 2000 dan Ahmad Lutfi menjabat sejak 2018 hingga saat ini.[butuh rujukan]
↑Ramadhan, Gestyan (26 September 2024). Kecamatan Baktiya Dalam Angka 2024. Kabupaten Aceh Utara: BPS Kabupaten Aceh Utara. hlm.6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)