Sejak awal masa belajar hukum buruh sebelum dia menjadi seorang Yesuit, Hurtado telah menyiapkan pikiran dan hati untuk menangani masalah sosial. Pada 1936 tugas Hurtado termasuk menggembala para miskin di Chili, terutama orang muda. Dia adalah profesor agama dan kemudian mengajar di Pontificia Universidad Católica de Chile.
Hurtado memiliki jiwa spiritual yang dalam tanpa letih bekerja untuk para pekerja dan orang muda, menggabungkan refleksi intelektual dan aksi nyata. Selalu optimis dan riang dia juga memiliki kepribadian yang menarik yang membawa banyak orang kepada Kristus dan Gereja, baik tua dan muda, intelek dan pekerja.
Suatu hari pada 1952, Romo Hurtado diserang sakit yang amat sangat dan dibawa ke rumah sakit. Dia didiagnosa dengan kanker pankreatik. Kuat terhadap keyakinannya dia menerima bahwa sesuatu tak dapat dielakkan. Tidak lama sejak menderita penyakitnya dia meninggal pada 18 Agustus1952 di Santiago.