Jazira ini sendiri berada di bagian utara, di antara Sungai Eufrat dan Sungai Tigris (Mesopotamia Hulu), mencakup juga kawasan dan kota yang berada di utara dan selatan Tigris, kawasan di sekitar Sungai Zab Besar dan Zab Kecil, dan beberapa kawasan di tepian Sungai Eufrat sebelah barat. Kawasan ini secara umum berada di dataran rendah, diapit oleh beberapa perbukitan dan pegunungan, seperti Tur Abdin, Jabal Sinjar, Jabal Makhul, dan Jabal Abdul-Aziz. Dari gunung-gunung inilah aliran besar menuju Sungai Eufrat berasal, seperti Sungai Balikh di sebelah barat, Khabur di tengah, dan Hirmas (aliran anak sungai Sungai Khabur) di sebelah utara. Sungai Tharthar berasal dari Jabal Sinjar di sebelah timur dan mengalir menuju Gurun Suriah.[1]
Di sebelah barat Jazira terdapat provinsi Bilad asy-Syam (secara geografis adalah Suriah). Di sebelah barat laut terdapat Tsughur al-Jaziriyya, kawasan Mesopotamia Hulu yang berbatasan dengan Kekaisaran Bizantium. Di sebelah utara dan timur laut berbatasan dengan Arminiya (secara geografis adalah Armenia) dan Adharbayjan. Irak berada di sebelah selatan, terpisah dengan Jazira dari Anbar di barat daya hingga Takrit di timur laut.[1]
Dixon, 'Abd al-Ameer 'Abd (August 1969). The Umayyad Caliphate 65–86/684–705: A Political Study (Thesis). University of London, School of Oriental and African Studies.