Sinopsis
Hati Fahri begitu sedih saat keluar dari penjara karena kasus perkelahian. Padahal saat itu, ia hanya melindungi temannya, Rayhan. Karena kejadian itu, Emak kini tak lagi mau menerimanya kembali ke rumah. Emak malu karena selain menyandang status mantan napi, kuliah Fahri juga jadi berantakan. Namun, Emak masih toleran pada Fahri, ia memperbolehkan Fahri ke rumah jika ia sudah menjadi orang yang bermanfaat terutama untuk perihal agama.
Berbekal kertas selembar berisi pembebasan, Fahri memulai perjalanan. Setelah makan di sebuah warung, Fahri tersentak kaget melihat sebuah spanduk besar yang terpampang tulisan dai muda dengan foto Rayhan. Merasa kenal dengan si dai muda, Fahri bergegas ingin mencari alamat Rayhan.
Namun, tampaknya menemui Rayhan lebih sulit daripada bertemu dengan Tuhan. Fahri mendapat penghadangan dari para asisten Rayhan. Fahri sudah berusaha ikut antre sembako di depan rumah Rayhan, tetapi lagi-lagi gagal. Menjelang malam Fahri mendapat keberuntungan, pagar rumah Rayhan tidak dikunci. Mengendap-ngendap ia masuk ke rumah Rayhan. Betapa terkejutnya Rayhan saat di hadapannya berdiri Fahri, temannya yang dulu sama-sama suka berbuat onar.
Fahri heran karena rumah Rayhan begitu megah. Ia tambah heran saat tahu jika itu semua berasal dari uang tausiyah Rayhan. Demi menutupi apa yang telah terjadi di masa lalunya, Fahri kemudian dipercaya Rayhan sebagai pembawa kitab. Seringnya menemani Rayhan membuat Fahri menjadi paham akan materi dan cara bertausiah. Ditambah lagi saat di penjara dulu, ia pernah belajar agama. Hingga suatu hari tanpa disengaja, Fahri menggantikan Rayhan memberikan tausiyah. Uniknya setelah memberikan tausiyah, Fahri tidak mau dibayar berbeda dengan Rayhan.
Semenjak kejadian itu, Fahri jadi sering memberikan tausiyah sembunyi-sembunyi. Hilangnya Fahri ini ternyata diiringi dengan semakin berkurangnya panggilan ceramah untuk Rayhan. Hal ini menimbulkan kecurigaan pada diri Rayhan. Belum sempat menyelidiki, Fahri datang dengan seseorang yang mengingatkan Rayhan pada masa lalunya.