Agus menamatkan pendidikan S1 Ilmu Hukum di Universitas Ekasakti (UNES), Padang, Sumatera Barat dan meraih gelar Sarjana Hukum (2009–2014).[2] Ia lalu melanjutkan S2 Ilmu Hukum konsentrasi Hukum Tata Negara di kampus yang sama dan meraih gelar Magister Hukum (2014–2017).[4][5]
Karier pengusaha
Agus tercatat pernah menjabat sebagai komisaris di berbagai perusahaan seperti PT Sakti Margana, PT Ujung Gading, CV Wahyu Fajar, dan CV Martabe.[2]
Karier politik
Agus memulai karier politik dari jenjang terbawah yakni Simpatisan dan Kader PDI-PerjuanganKabupaten Pasaman. Lalu ia menjabat Sekretaris Kecamatan PDI-Perjuangan Kecamatan Lembah Melintang Kab. Pasaman. Selanjutnya ia menjabat Ketua Kecamatan PDI-Perjuangan Kecamatan Lembah Melintang, Kab Pasaman. Setelah pemekaran Pasaman Barat dari Pasaman, ia menjadi Sekretaris Cabang PDI-Perjuangan Pasaman Barat.
Karier politik Agus menanjak dengan menjadi Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Provinsi Sumatera Barat. Lalu, ia menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Kab. Pasaman Barat (2000–2005). Pada Pemilu 2004, Agus terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasaman Barat untuk periode 2004–2009. Selanjutnya ia menjadi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Pasaman Barat (2005–2010). Pada kontestasi Pemilu Legislatif 2009, Agus terpilih menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat periode 2009–2014. Ia kemudian menjabat Sekretaris DPD PDIP Sumatera Barat (2010–2015). Ia juga menjabat Ketua DPP Ikatan Pemuda Karya periode 2014–2019.[2] Selanjutnya, pada Pileg 2014, Agus terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2014–2019 dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan Sumatera Barat II. Terakhir ia menjabat Wakil Ketua DPD PDIP Sumatera Barat (2015–2020).[4]
Agus maju sebagai calon Bupati Pasaman Barat 2020 berpasangan dengan Rommy Candra melalui jalur independen, tetapi tidak berhasil terpilih.[7]
Kehidupan pribadi
Agus menikahi Riva Melda, seorang politikus yang pernah menjabat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat periode 2014–2019.[8] Mereka memiliki empat orang anak bernama Ayatollah Imam Madani, Djihatollah Imam Madani, Monalisa Az Zahra, dan Ondo Pandawa Nasution.[9] Ayatollah Imam Madani terpilih menjadi Anggota DPRD Pasaman Barat periode 2024–2029 termuda dalam usia 25 tahun.[10]