Agung Gumilar Saputra adalah seorang analis data strategis yang saat ini menjabat sebagai Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia. Ia memiliki latar keahlian di bidang teknik sipil, manajemen, keuangan, akuntansi, dan teknologi informasi. Sebagai lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan V, ia satu angkatan dengan Sugiono, Agus Harimurti Yudhoyono, Danang Wicaksana Sulistya, dan Rachmat Kaimudin. Selain itu, ia pernah menjalani dinas militer di Kopassus, TNI AD dari 2002 sampai 2005.
Kehidupan awal
Agung Gumilar Saputra lahir di Tangerang, Banten pada 12 Juni 1979. Ia bersekolah di SDN IV Ciamis, dan melanjutkan ke SMPN 1 Ciamis. Setelah itu, melanjutkan sekolah ke SMA Taruna Nusantara dan lulus tahun 1997.[1] Ia merupakan salah satu penerima program beasiswa yang digagas oleh Prabowo bagi para siswa berprestasi.[2]
Pendidikan
Agung melanjutkan studi ke Virginia Military Institute, Amerika Serikat dan meraih gelar Bachelor of Science di bidang Civil Engineering. Karier intelektualnya berlanjut ke berbagai universitas ternama dunia; MM (Management) dari Swiss German University Indonesia (2006), MBA (Finance) dari Hochschule Konstanz, Jerman; MComm (Accounting) dari Curtin University, Australia (2016), dan Master bidang Applied Computer & Information Technology dari Oslo Metropolitan University, Norwegia.[3]
Sepulang dari pendidikan di Amerika Serikat, Agung diterima sebagai perwira TNI AD lewat jalur perwira karier. Sebagai Letnan Dua Infanteri, ia ditugaskan pada satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Agung menjalani dinas di Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpasus) hingga pensiun dini pada tahun 2005. Setelah itu, ia fokus menjadi asisten pribadi (aspri) dan asisten sorot (asrot) Prabowo. Tugas utamanya adalah menganalisa data dan mempersiapkan materi untuk keperluan strategi dan presentasi.[4]
Selama menjadi diaspora ketika berkuliah, Agung sempat mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang servis di Australia. Sementara itu, saat bermukim di Norwegia, ia mendirikan startup ClearKarbon Exchange dan bertindak sebagai Chief Technology Officer.[5]
Pelantikan Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden
Pada 2024, Agung pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Tim Asistensi yang dipimpin Sjafrie Sjamsoeddin. Ia terlibat dalam penyusunan langkah-langkah implementasi program strategis, merumuskan kebijakan dan landasan hukum serta turut mendesain badan-badan baru pemerintah yang akan dibentuk. Pengalaman tersebut membawanya masuk ke Istana.[5]
Pada 8 Oktober 2025, Agung dilantik sebagai Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia bidang Analisa Data Strategis, berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33/M Tahun 2025 tentang Pengangkatan Asisten Khusus Presiden.[6]