Havas Conseil – Havas Advertising
Pada tahun 1968, Havas telah menjadi sebuah perusahaan terdiversifikasi yang memiliki, salah satunya, bisnis media. Bisnis tersebut lalu digabung ke dalam satu société anonyme bernama Havas Conseil S.A., yang kemudian berkembang pesat.
Pada tahun 1975, Havas Conseil mengubah namanya menjadi Eurocom, sebagai sebuah perusahaan induk yang memiliki sejumlah anak usaha yang berbisnis di bidang komunikasi.
Sejak dekade 1970-an, Eurocom tumbuh pesat di Prancis maupun luar Prancis, baik pada sektor komunikasi maupun pembelian media, dengan memperluas jangkauan jasa yang ditawarkan serta berekspansi ke teknik dan teknologi komunikasi terbaru.
Eurocom lalu resmi melantai di Paris Bourse (kini bernama Euronext Paris) pada tahun 1982. Peristiwa penting yang terjadi sepanjang sejarah perusahaan ini antara lain:
Pada tahun 1991, Eurocom mengakuisisi perusahaan periklanan asal Prancis, RSCG, dan kemudian membentuk sebuah jaringan periklanan bernama Euro RSCG Worldwide. RSCG telah lama menjadi agen periklanan utama untuk Peugeot. Pada tahun 1996, Eurocom mengubah namanya menjadi Havas Advertising dan membentuk empat divisi operasi, yakni Euro RSCG, Campus, Diversified Agencies, dan Médiapolis. Bob Schmetterer kemudian ditunjuk untuk menjadi chairman dan CEO dari Euro RSCG, yang kantor pusatnya dipindah ke New York pada tahun 1997.
Pada tahun 1998, Compagnie Générale des Eaux, dipimpin oleh Jean-Marie Messier, mengubah namanya menjadi Vivendi dan mengakuisisi Havas (serta anak usahanya, Havas Advertising). Vivendi awalnya mengakuisisi sepertiga dari total saham Havas pada bulan Februari 1997, dan kemudian mengakuisisi sisanya pada bulan Maret 1998, dengan total biaya sebesar €6 miliar (£4,05 miliar).[12] Vivendi lalu menganggap bahwa bisnis periklanan dan komunikasi milik Havas tidak terlalu strategis.
Mulai tahun 1998 hingga 2001, terlambat masuk ke dalam gelombang konsolidasi di sektor periklanan/komunikasi, Havas Advertising mengadopsi strategi akuisisi agresif agar tidak menjadi target akuisisi dari perusahaan lain, setelah resmi independen dari Havas. Agar menjadi pemain yang lebih besar dan global, perusahaan ini kemudian mengakuisisi MPG dan Snyder, serta sekitar seratus agen di Amerika Serikat , Eropa, dan Asia Pasifik. Strategi ini dikritik oleh Maurice Levy sebagai "tindakan sembrono."[13]
"Media Planning Group" lalu dibentuk pada tahun 1999 melalui penggabungan Media Planning, S.A., sebuah perusahaan perencanaan dan pembelian media asal Spanyol yang dikendalikan oleh Léopoldo Rodés Castañes dan keluarganya, dengan Médiapolis, bisnis perencanaan media milik Havas. Havas awalnya hanya memegang 45% saham MPG, dan kemudian ditingkatkan menjadi 100% pada bulan Mei 2001.
Snyder Communications Inc.
Pada tanggal 4 April 2000, pada puncak terjadinya merger dan akuisisi, Havas Advertising setuju[14] untuk mengakuisisi Snyder Communications, Inc. (SNC), dengan biaya sekitar US$2,1 miliar.
SNC sebelumnya dikendalikan oleh Daniel Snyder, dan bisnis utamanya adalah jasa alih daya pemasaran, seperti pemasaran langsung, pemasaran basis data, pengambilan sampel produk khusus, penampilan informasi sponsor di lokasi strategis, pusat panggilan, dan penjualan lapangan. Sebelum diambil alih, kapitalisasi pasar SNC hanya US$1,3 miliar. Sebagai bagian dari akuisisi terhadap SNC, Havas Advertising pun mencatatkan American Depositary Share (ADS) di Sistem Pasar Nasional NASDAQ. Akuisisi ini resmi selesai pada tanggal 25 September; dan saham Havas Advertising yang dipegang oleh Vivendi pun terdilusi menjadi hanya 40%. Akuisisi ini membuat Snyder dapat memperoleh dana untuk mengakuisisi tim Washington Redskins dan stadionnya dengan harga $800 juta pada bulan Mei 1999, yang pada saat itu merupakan sebuah rekor untuk waralaba olahraga di Amerika Serikat.[15]
Tiga divisi SNC, yakni Bounty SCA Worldwide, Arnold Communications, dan Brann Worldwide kemudian masing-masing digabung dengan Euro RSCG, Campus, dan Diversified Agencies.[16] Arnold Communications lalu menjadi jaringan kedua Havas, yakni Arnold Worldwide Partners.