40 Acres adalah film thrillerpasca-kiamat Kanada tahun 2024 yang ditulis dan disutradarai oleh R. T. Thorne. Film ini dibintangi oleh Danielle Deadwyler sebagai seorang ibu dari sebuah keluarga petani keturunan Afrika-Amerika yang menetap di sebuah pedesaan Kanada setelah pandemi global dan Perang Saudara Amerika kedua yang membinasakan hampir seluruh umat manusia.
Pada tahun 2010, sebuah wabah jamur memusnahkan 98% makhluk hidup di bumi. Dua tahun setelah wabah tersebut, terjadi perang saudara kedua akibat keruntuhan rantai pasokan pangan global. Setahun kemudian kelaparan melanda seluruh dunia, di mana pertanian menjadi sesuatu yang langka dan menjadi rebutan banyak orang.
Hailey adalah seorang ibu rumah tangga dari sebuah keluarga yang memiliki pertanian. Dia tinggal bersama Galen dan 3 anaknya Emanuel, Danis, dan Cookie serta 1 anak angkatnya, Raine. Sekelompok pria masuk ke dalam pertanian mereka dengan tujuan untuk menguasainya, tetapi keluarga Hailey yang terlatih menghadapi para penyusup membunuh mereka semua.
Suatu hari setelah selesai berenang di sungai, Emanuel melihat seorang wanita. Dia menjadi penasaran dan mengikutinya ke sebuah pemukiman sehingga melewatkan ritual upacara pengangkatan Danis sebagai prajurit. Pada saat misi perjalanan ke gudang, Galen, Emanuel dan Danis bertemu dengan sekelompok pasukan bersenjata yang mengaku sebagai pasukan patroli. Mereka membunuh pasukan tersebut setelah ketahuan berbohong mengenai Flemming, tetapi Danis tertembak pada saat menggeledah tubuh salah satu anggota pasukan tersebut. Suatu hari, wanita bernama Dawn yang pernah dilihat Emanuel di sungai memasuki properti keluarga Haley dan ditangkap oleh Emanuel. Karena tidak ingin ketahuan oleh ibu dan ayah angkatnya yang membenci orang asing, dia menyembunyikannya di gudang ternak. Emanuel secara diam-diam sering mengunjungi Dawn sehingga membuat hubungan mereka menjadi dekat, sampai suatu hari ketahuan oleh Hailey dan Galen. Setelah didesak dan diinterogasi, Dawn mengungkapkan bahwa dia adalah seorang perawat yang merupakan sukarelewan pemerintah yang dikirim untuk membantu pertenakan yang membutuhkan bantuan medis. Dawn mengaku bahwa dia mendatangi perternakan Hailey karena pemukimannya telah diserang oleh 12 orang preman dan dia hanya ingin menghubungi bibinya, Augusta Taylor. Augusta Taylor merupakan teman Hailey yang membantunya pada saat mobilnya mogok di jalan di hari keluarganya dibantai secara tragis di masa lalu.
Emanuel mendapatkan sinyal radio dari pertanian Augusta tapi tidak mendapatkan jawaban pada saat dia mencoba melakukan komunikasi. Emanuel bertengkar dengan Hailey karena sifat ibunya yang tidak pernah mau percaya pada orang lain sedikitpun. Emanuel diam-diam membawa kabur Dawn menuju ke lokasi pemukimannya, di mana ternyata Dawn memang menjebaknya karena bibinya dan banyak orang yang disandera. Hailey pergi untuk memeriksa pertanian Augusta dan menemukan adanya tong-tong berisi darah yang mengungkap bahwa yang dihadapinya adalah para kanibal. Pada saat memeriksa ke dalam rumah, dia dibuat tak sadarkan diri oleh seorang pria. Di sisi lain, Galen yang berpatroli di batas propertinya dipukul pingsan oleh sekelompok preman kanibal. Saat sadar, Galen berhasil membunuh kanibal yang sedang memakannya.
Hailey tersadar dan menemukan bahwa dia disekap bersama dengan Augusta di sebuah ruangan. Seorang pria berkacamata masuk ke dalam ruangan dan membunuh Augusta secara sadis dan memukul Hailey hingga pingsan. Setelah beberapa waktu berlalu, Hailey berpura-pura masih tak sadarkan diri dan berhasil mencekik pria yang masuk ke dalam ruangan. Dia merebut senjatanya dan membunuh si pria berkacamata. Emanuel berhasil menemukan Hailey dan kembali ke rumah mereka bersama-sama. Di rumah pertanian, Galen dan anak-anaknya tengah berusaha melawan para kanibal yang datang menyerang. Mereka terdesak dan masuk ke dalam ruangan bawah tanah sebagai pertahanan terakhir. Mereka kemudian menjebak para kanibal dan membunuh mereka semua. Hailey dan Emanuel yang telah sampai di pertanian memutuskan untuk berpencar dan membunuh para kanibal yang tersisa. Dawn tiba pada waktunya untuk memberikan pertolongan pertama pada Galen yang terluka parah, sementara Hailey berhadapan dengan dua kanibal terakhir di gudang ternak. Dalam pertarungan, Hailey berhasil membunuh salah satu kanibal, tetapi terdesak oleh seorang kanibal yang lain. Pada saat nyawanya tengah terancam, Emanuel tiba dan menembaknya. Keluarga Hailey kemudian melanjutkan hidup mereka bersama dengan Dawn.
Berita pertama tentang proyek yang dikembangkan oleh R. T. Thorne diumumkan selama Festival Film Internasional Toronto 2018.[8] Pada 17 Oktober 2023, dilaporkan bahwa Danielle Deadwyler akan berperan dalam film independen bertema pasca-kiamat yang disutradarai dan ditulis oleh R. T. Thorne.[9] Aktor lain yang turut berperan adalah Kataem O'Connor, Michael Greyeyes, Milcania Diaz-Rojas dan Leenah Robinson. Film ini diproduksi oleh Jennifer Holness bersama Hungry Eyes Film & Television.[9]
Pengambilan gambar utama dimulai pada September 2023 di Sudbury, Ontario, dan selesai pada 26 Oktober.[10]
Film ini menghadapi tuduhan tentang tagihan yang belum dibayar kepada kru, karyawan, dan vendor lokal di wilayah Sudbury.[11] Hingga Oktober 2024, IATSE mengonfirmasi bahwa semua uang yang masih terutang kepada kru film telah dibayar, sementara produser Jennifer Holness masih berusaha untuk membayar para vendor.[12]