ENSIKLOPEDIA
28 Years Later: The Bone Temple
| 28 Years Later: The Bone Temple | |
|---|---|
Poster penayangan di bioskop | |
| Sutradara | Nia DaCosta |
| Produser |
|
| Ditulis oleh | Alex Garland |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Hildur Guðnadóttir[1] |
| Sinematografer | Sean Bobbitt |
| Penyunting | Jake Roberts |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor | Sony Pictures Releasing |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 109 menit[2] |
| Negara |
|
| Bahasa | Inggris |
| Anggaran | $63 juta[3] |
Pendapatan kotor | $57.6 million[4][5] |
28 Years Later: The Bone Temple adalah film horor pasca-apokaliptik tahun 2026 yang disutradarai oleh Nia DaCosta dan ditulis oleh Alex Garland. Film ini merupakan sekuel langsung dari 28 Years Later (2025) sekaligus menjadi bagian keempat dalam seri film 28 Days Later. Pemeran utamanya meliputi Ralph Fiennes, Jack O'Connell, Alfie Williams, Erin Kellyman, dan Chi Lewis-Parry. Ceritanya mengikuti tokoh Spike yang diadopsi ke dalam kultus satanik pimpinan "Sir Lord" Jimmy Crystal, sementara Dr. Kelson menjalin hubungan tak terduga dengan Samson, seorang Alpha Infected.
Pada April 2024, DaCosta dilaporkan sedang dalam tahap negosiasi untuk menyutradarai sekuel 28 Years Later, yang direncanakan sebagai bagian kedua dari trilogi baru. Danny Boyle, Garland, Andrew Macdonald, Peter Rice, dan Bernie Bellew bertindak sebagai produser. Proses pengambilan gambar dilakukan secara berurutan dengan film pendahulunya.
The Bone Temple dirilis oleh Sony Pictures Releasing melalui label Columbia Pictures di Britania Raya pada 13 Januari 2026, sebagai bagian dari penayangan ganda bersama 28 Years Later. Film ini kemudian dirilis secara terpisah sehari setelahnya, dan tayang di Amerika Serikat pada 16 Januari 2026. Film tersebut mendapat ulasan positif dari para kritikus dan meraih pendapatan kotor sebesar 57,6 juta dolar AS di seluruh dunia, dibandingkan dengan anggaran produksi sebesar 63 juta dolar AS. Sebuah sekuel sedang dalam tahap pengembangan.
Plot
Setelah diselamatkan oleh kelompok petarung bernama Fingers, yang dipimpin oleh penganut setia aliran Satanis “Sir Lord” Jimmy Crystal,[a] Spike dipaksa bertarung dalam duel maut melawan Jimmy Shite sebagai syarat inisiasi. Usai kemenangan itu, Sir Jimmy memberi nama "Jimmy" pada Spike, seragam dengan anggota Fingers lainnya, menandakan dia direkrut menjadi anggota baru dari kelompok tersebut.
Sementara itu, Dr. Ian Kelson kerap dikunjungi oleh Samson, sang Alpha Infected. Kelson menyadari bahwa Samson mulai kecanduan morfin dari senjata tiupnya, dan terlihat sengaja membiarkan dirinya dibius. Samson tak lagi menyerang Kelson, dan hubungan keduanya perlahan berubah menjadi persahabatan, seiring sisi kemanusiaannya yang mulai muncul kembali. Ketika persediaan obat penenang menipis, Kelson bersiap untuk mengakhiri hidup Samson. Namun, rasa putus asa itu berubah menjadi harapan besar saat ia mendengar Samson mengucapkan kata “moon”. Momen kecil itu memberi isyarat bahwa virus rage mungkin masih bisa disembuhkan.
Kelompok Fingers menyerbu sebuah peternakan yang dihuni para penyintas, termasuk Tom dan pasangannya yang sedang hamil, Cathy. Crystal mengutus Jimmy Ink untuk mengintai sekitar, hingga ia melihat Bone Temple, Samson, dan Dr. Kelson yang tubuhnya berwarna oranye akibat dilapisi larutan yodium sebagai pelindung dari virus. Di dalam lumbung, Cathy bersembunyi sementara Sir Jimmy memerintahkan para Fingers untuk menguliti para tawanan hidup-hidup sebagai bentuk pengabdiannya kepada Old Nick (ayahnya yang merupakan Sang Setan). Spike keluar, karena tidak kuat melihat kekejaman tersebut. Jimmy Ink, yang mulai kehilangan keyakinan pada Sir Jimmy, merasa iba padanya. Sir Jimmy lalu menawarkan Tom kesempatan bergabung dengan geng jika ia bisa memenangkan duel maut melawan salah satu Fingers. Namun Jimmima dengan mudah mengalahkan Tom. Saat Jimmima hendak membunuh Tom, Cathy secara diam-diam melemparkan sebuah kait besar yang mengenai kepala Jimmima dan membunuhnya. Tom kemudian meledakkan lumbung dengan tabung gas, menewaskan Jimmy Shite dan membakar beberapa anggota lainnya, sebelum akhirnya ia sendiri terbunuh.
Sir Jimmy memerintahkan Spike untuk menangkap Cathy. Namun Spike yang merasa tidak tahan bersama dengan kelompok Fingers, memohon agar Cathy membawanya pergi. Saat Spike lengah, Cathy memukulnya dan berhasil melarikan diri seorang diri. Dengan jumlah anggota yang semakin sedikit dan semangat yang kian merosot, Sir Jimmy mengancam akan membunuh Spike karena gagal menangkap Cathy. Namun Ink menyarankan agar mereka meminta pendapat Old Nick secara langsung dengan cara menemui Kelson—yang ia kira sebagai Old Nick—dan membiarkan Kelson yang menentukan nasib Spike. Sir Jimmy pun membawa gengnya melihat Bone Temple dari kejauhan, lalu menemui Kelson seorang diri. Setelah menyadari Kelson bukanlah Setan, Sir Jimmy mengancam akan membunuhnya jika ia tidak berpura-pura menjadi Setan dan menguatkan kepemimpinannya atas Fingers.
Keesokan paginya, Spike mencoba kabur dari kamp Sir Jimmy, tetapi dihadang oleh Jimmy Fox yang berniat membunuhnya demi membalas kematian Jimmy Shite. Ink turun tangan, membunuh Fox, lalu membawa Spike kembali. Kepada Sir Jimmy, ia mengaku bahwa Fox melarikan diri karena takut pada Setan dan terpaksa ia bunuh demi membela diri. Sementara itu, Kelson khawatir penelitiannya tentang Samson akan terhenti. Dalam upaya prematur untuk memberinya ketenangan, ia menyuntikkan campuran obat antipsikotik dan beberapa jenis obat lain, dengan hipotesis bahwa virus rage memicu agresi secara tidak langsung melalui halusinasi psikotik. Samson pun mengalami sedikit kejernihan. Ia kembali ke kereta terbengkalai tempat ia pertama kali terinfeksi, dan berhalusinasi tentang kenangan masa kecilnya ketika seorang kondektur meminta tiketnya. Setelah kembali mampu mengucapkan kata-kata, sekelompok infected di dekatnya justru menyerangnya seolah ia bukan lagi bagian dari mereka.
Malam itu, Kelson menuruti tuntutan Sir Jimmy dengan berpura-pura menjadi Setan. Ia tampil dalam pertunjukan penuh efek piroteknik sambil membawakan lagu “The Number of the Beast” dari Iron Maiden, sembari membuat gengnya terpapar halusinogen. Saat mengenali Spike, Kelson meminta agar Sir Jimmy mengorbankan diri dan disalibkan seperti Yesus. Ink kemudian memberontak, dan dalam kepanikan Sir Jimmy menusuk Kelson hingga tewas. Ink terpaksa bertarung dan membunuh Jimmy Snake serta Jimmy Jones. Spike lalu menikam Sir Jimmy di bagian samping tubuhnya, sebelum menenangkan Kelson yang sekarat, sementara Ink menyalib Sir Jimmy di atas salib terbalik. Spike dan Ink—yang akhirnya mengungkap nama aslinya, Kellie—meninggalkan tempat itu menuju alam liar.
Tak lama kemudian, Samson muncul. Sir Jimmy yang berada di kayu salib, berhalusinasi dan menganggapnya sebagai Setan. Samson menyapa Kelson dengan namanya, mengucapkan terima kasih, lalu membawa tubuhnya pergi. Sir Jimmy kemudian diserang oleh sosok tak terlihat. Beberapa waktu setelahnya, Spike dan Kellie berusaha melarikan diri dari kejaran sekelompok infected, tanpa menyadari bahwa mereka sedang diawasi oleh Jim[b], yang kini tinggal di sebuah pondok bersama putrinya yang remaja, Sam. Keduanya menghentikan pelajaran sejarah tentang Eropa pascaperang untuk turun tangan menolong Spike dan Kellie.
Pemeran
- Ralph Fiennes sebagai Dr Ian Kelson, seorang mantan dokter umum yang berdedikasi untuk mengenang para korban epidemi.
- Jack O'Connell sebagai Sir Lord Jimmy Crystal, seorang pemimpin geng psikopat yang meniru gaya Jimmy Savile.[6]
- Alfie Williams sebagai Spike, seorang remaja yang sedang menjalankan misi pribadi di daratan utama.
- Erin Kellyman sebagai Jimmy Ink / Kelly, salah satu anggota Fingers yang berteman dengan Spike.
- Chi Lewis-Parry sebagai "Samson", seorang pemimpin Alpha dari para terinfeksi yang berbadan tegap.
- Emma Laird sebagai Jimmima, salah satu anggota the Fingers.
- Sam Locke sebagai Jimmy Fox, salah satu anggota the Fingers.[7]
- Robert Rhodes sebagai Jimmy Jimmy, salah satu anggota the Fingers.
- Ghazi Al Ruffai sebagai Jimmy Snake, salah satu anggota the Fingers.[7]
- Maura Bird sebagai Jimmy Jones, salah satu anggota the Fingers.
- Connor Newall sebagai Jimmy Shite, salah satu anggota the Fingers.[8]
- Louis Ashbourne Serkis sebagai Tom, seorang penyintas.
- Mirren Mack sebagai Cathy, seorang penyintas yang hamil.
- David Sterne sebagai George, seorang penyintas.
- Cillian Murphy sebagai Jim, mantan kurir sepeda dan penyintas wabah pertama. Murphy mengulangi perannya dari 28 Days Later,[9] dengan penampilannya di akhir film ini, berfungsi sebagai pengenalan kembali karakternya yang mempersiapkan film ketiga yang direncanakan.[10]
Produksi
Pengembangan
Pada April 2024, sebuah sekuel untuk 28 Years Later (2025) dilaporkan sedang dikembangkan, dengan Nia DaCosta dalam pembicaraan untuk menyutradarai, menggantikan Danny Boyle, sementara Alex Garland kembali menjadi penulis skenarionya.[11] Pada Juni 2024, melalui sebuah pengajuan hak cipta, judul film tersebut tampaknya terungkap sebagai 28 Years Later Part II: The Bone Temple.[12]
Merasa perlu “melindungi warisan” waralaba tersebut,[13] Nia DaCosta mengajukan konsep untuk tidak meniru gaya penyutradaraan Danny Boyle, melainkan menciptakan karya yang lebih personal dan khas.[14] Ia juga meminta Alex Garland menambahkan lebih banyak karakter infected ke dalam naskah.[15] Meskipun Boyle dan Garland mengawasi produksi film, mereka memberikan kebebasan kreatif kepada Nia DaCosta dan tidak mencampuri proses penyutradaraannya.[16] Pada Desember 2024, Aaron Taylor-Johnson menyatakan bahwa karakternya tidak akan kembali dalam film ini.[17] DaCosta sebelumnya bekerja sama dengan Boyle dalam menciptakan tokoh Samson selama pengembangan film sebelumnya, yang kemudian tampil menonjol dalam The Bone Temple.[15]
Sekuel ini melanjutkan kerja sama dengan sejumlah mitra produksi utama dari film sebelumnya: diproduksi oleh Columbia Pictures bersama Decibel Films dan DNA Films, didistribusikan oleh Sony Pictures Releasing, dengan produser eksekutif termasuk Danny Boyle, Andrew Macdonald, Peter Rice, dan Bernie Bellew.[18] TSG Entertainment menanggung setengah dari anggaran bersih sebesar 63 juta dolar AS, di mana total 15 juta dolar dialokasikan untuk Danny Boyle, Alex Garland, dan produser Peter Rice. Sementara itu, Sony mengeluarkan tambahan 70 juta dolar untuk biaya pemasaran.[19]
Ralph Fiennes menyatakan bahwa film ini mengeksplorasi tema yang mempertentangkan kekerasan manusia dengan sisi kemanusiaan yang melekat, di tengah brutalitas dan ancaman dari para infected.[20] Nia DaCosta menuturkan bahwa jika tema film sebelumnya berfokus pada hakikat keluarga, maka The Bone Temple akan membahas hakikat kejahatan, yang kemudian akan mengarahkan film berikutnya pada tema mengenai hakikat penebusan.[21]
Syuting
Pengambilan gambar utama dimulai pada 19 Agustus 2024, dengan Sean Bobbitt bertugas sebagai sinematografer, menggantikan Anthony Dod Mantle yang sebelumnya mengerjakan film sebelumnya.[22] Karena proses syuting dimulai sekitar tiga minggu setelah penyelesaian film sebelumnya, produksi memerlukan koordinasi logistik akibat adanya tumpang tindih karakter dan lokasi, termasuk keputusan pemeran untuk tokoh yang muncul di kedua film.[13] Pada September 2024, Cillian Murphy terlihat sedang melakukan pengambilan gambar di Ennerdale, Cumbria bersama kru yang dilaporkan terlibat dalam produksi.[23] Set The Bone Temple dibangun di Redmire, North Yorkshire, sementara adegan pembuka yang berlatar pusat rekreasi terbengkalai difilmkan di Richard Dunn Sports Centre di Bradford, yang telah ditutup sejak 2019.[24][25]
Menurut Ralph Fiennes, sementara arahan Danny Boyle dalam film sebelumnya bersifat intuitif, cepat, dan memiliki visi jelas terhadap momen yang diinginkan, pendekatan Nia DaCosta lebih terukur dan teliti, khususnya dalam pengambilan gambar jarak dekat, sehingga memberi aktor waktu tambahan untuk mengembangkan detail halus dalam penampilan mereka.[26][16] Berbeda dengan film sebelumnya yang direkam menggunakan kamera iPhone 15 Pro,The Bone Temple difilmkan dengan kamera digital Arri Alexa 35.[27][28]
Chi Lewis-Parry kembali memerankan tokoh Samson, seorang Alpha infected, dengan karakter yang digambarkan lebih tenang akibat sering diberi obat penenang oleh Dr. Ian Kelson yang diperankan Fiennes.[29] Salah satu adegan, ketika Dr. Kelson dan Samson menari mengikuti lagu Rio dari Duran Duran, tidak termasuk dalam naskah asli melainkan muncul sebagai improvisasi saat proses syuting.[29] Untuk memerankan Samson, Chi Lewis-Parry mengenakan kostum prostetik tubuh penuh.[29] Setiap kostum membutuhkan waktu enam hingga delapan jam untuk dipasang oleh tujuh seniman efek khusus dan hanya dapat digunakan sekali, sehingga proses tersebut harus diulang lebih dari 25 kali selama produksi.[29] Untuk pengambilan gambar jarak dekat atau dari pinggang ke atas, digunakan prostetik parsial yang lebih sederhana.[29]
Musik
Hildur Guðnadóttir menyusun musik latar untuk film ini, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Nia DaCosta dalam Hedda (2025).[1] Adegan penutup dan bagian kredit menampilkan tema "In The House - In A Heartbeat", yang awalnya digubah oleh John Murphy untuk 28 Days Later.
Daftar lagu
| No. | Judul | Durasi |
|---|---|---|
| 1. | "Bare Bones" | 1:27 |
| 2. | "Pool Fight" | 2:10 |
| 3. | "Meeting Station" | 1:18 |
| 4. | "Building Temple" | 1:49 |
| 5. | "Temple High" | 1:38 |
| 6. | "Charity" | 1:50 |
| 7. | "The Barn" | 0:41 |
| 8. | "Roof Drop" | 2:01 |
| 9. | "Really Old Nick" | 2:07 |
| 10. | "Ropes" | 1:23 |
| 11. | "Moon" | 3:15 |
| 12. | "Jimmy in the Temple" | 1:54 |
| 13. | "Bone Closure" | 1:10 |
| 14. | "Obey Me" | 4:37 |
| 15. | "All the Jimmys" | 1:05 |
| 16. | "The Bone Temple" | 6:23 |
| Durasi total: | 34:48 | |
Sekuel
The Bone Temple diumumkan sebagai bagian kedua dari trilogi yang direncanakan,[22] dengan Alex Garland menulis ketiga film tersebut.[30] Pada Januari 2025, Danny Boyle mengonfirmasi bahwa ia akan menyutradarai film terakhir dalam trilogi tersebut.[31] Pada September tahun itu, Cillian Murphy menyatakan bahwa film ketiga hanya akan diproduksi jika film kedua berhasil.[10] Pada Desember, dilaporkan bahwa Sony mulai melanjutkan rencana untuk kemungkinan bagian ketiga sebelum perilisan di bioskop, dengan Murphy dalam pembicaraan untuk kembali memerankan tokoh Jim dan Alex Garland menulis naskahnya.[32][33][34]
Catatan
- ↑ Seperti yang digambarkan dalam 28 Years Later (2025)
- ↑ Tokoh utama 28 Days Later (2002) yang terakhir tinggal di sebuah pondok di akhir cerita film tersebut
Referensi
- 1 2 "Hildur Guđnadóttir to Score Nia DaCosta's '28 Years Later Part II: The Bone Temple'". Diakses tanggal January 22, 2025.
- ↑ "28 Years Later: The Bone Temple (18)". BBFC. December 8, 2025. Diakses tanggal December 16, 2025.
- ↑ "'28 Years Later: The Bone Temple' To Scare Off Na'vi From No. 1 With $20M+ MLK Opening – Box Office Preview". Deadline. January 13, 2026. Diakses tanggal January 13, 2026.
- ↑ "28 Years Later: The Bone Temple". Box Office Mojo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 20, 2025. Diakses tanggal 2026-02-18.
- ↑ "28 Years Later: The Bone Temple - Box Office and Financial Information". The Numbers. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 28, 2026. Diakses tanggal February 14, 2026.
- ↑ "Jack O'Connell". Conway Van Gelder Grant. Diakses tanggal 2025-01-15.
- 1 2 Rahman, Abid (9 December 2025). "'28 Years Later: The Bone Temple': First Reactions". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 17 December 2025.
- ↑ Johnson, Travis (5 September 2025). "Things Get Barbaric In The 28 Years Later: The Bone Temple Trailer". Blunt Magazine. Diakses tanggal 17 January 2026.
- ↑ Guerrasio, Jason. "Danny Boyle confirms Cillian Murphy will appear in the "28 Years Later" sequel". Business Insider. Diakses tanggal 2025-06-03.
- 1 2 Ovenden, Olivia (6 September 2025). "Cillian Murphy: 'I have zero interest in contentment'". The Observer. Tortoise Media. Diakses tanggal 6 September 2025.
- ↑ Kroll, Justin (2024-04-10). "'Candyman' Director Nia DaCosta In Talks To Helm Part Two Of New '28 Years Later' Trilogy From Sony Pictures". Deadline. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 April 2024. Diakses tanggal 2024-12-11.
- ↑ Bolt, Neil (June 24, 2024). "28 Years Later Sequel Title Revealed in Copyright Filing". ComingSoon.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 June 2024.
- 1 2 West, Amy (23 October 2025). "28 Years Later: The Bone Temple director praises Danny Boyle and Alex Garland for "really letting me do my thing" with the horror sequel". GamesRadar+ (dalam bahasa Inggris). Future plc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 October 2025. Diakses tanggal 8 January 2026.
- ↑ Welch, Alex (September 2, 2025). "Jack O'Connell Calls '28 Years Later' Sequel the 'Weird, Deranged Cousin' of First Film". TheWrap. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 September 2025. Diakses tanggal October 19, 2025.
- 1 2 Ford, Lily (August 18, 2025). "Nia DaCosta Reveals Her One Amendment to Alex Garland's '28 Years Later: The Bone Temple' Script — "More Infected"". The Hollywood Reporter (dalam bahasa English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 August 2025. Diakses tanggal October 19, 2025. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- 1 2 Sandwell, Ian (January 10, 2026). "How 28 Years Later: The Bone Temple is "very different" to the first movie". Digital Spy. Hearst UK. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 10, 2026. Diakses tanggal January 12, 2026.
- ↑ Aaron Taylor-Johnson talks Kraven the Hunter, Pietro, Kick-Ass | Happy Sad Confused. YouTube. December 13, 2024. Terjadi di 41:10. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 13, 2024. Diakses tanggal December 13, 2024.
- ↑ Mendoza, Liza (September 3, 2025). "'28 Years Later: The Bone Temple' Trailer: Ralph Fiennes Returns in Zombie Sequel". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 3, 2025. Diakses tanggal September 2, 2025.
- ↑ D'Alessandro, Anthony (January 19, 2026). "'Avatar: Fire And Ash' Hits $1.3B, 'Housemaid' Paul Feig's 2nd Highest Grossing Pic, '28 Years Later: Bone Temple' Soft $31M WW Debut; 'Marty Supreme' Crosses $100M+ WW – Global Box Office Update". Deadline Hollywood. Penske Media Corporation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 January 2026. Diakses tanggal 20 January 2026.
- ↑ Wang, Jessica (23 June 2025). "Ralph Fiennes teases "28 Years Later" sequel "The Bone Temple": 'We carry in us the potential for terrible destruction and pain'". AOL (Entertainment Weekly). Yahoo Inc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 February 2026. Diakses tanggal 8 January 2026.
- ↑ Erbland, Kate (20 June 2025). "How '28 Years Later' Sets Up for Its Sequel, 'The Bone Temple'". IndieWire. Penske Media Corporation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 February 2026. Diakses tanggal 8 January 2026.
- 1 2 Tabbara, Mona (August 19, 2024). "Alex Garland and Andrew Macdonald talk '28 Years Later' trilogy, casting indie films and the importance of producers". Screen Daily. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 August 2024. Diakses tanggal August 20, 2024.
- ↑ "Lake District: Cillian Murphy seen filming 28 Years Later in Ennerdale". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 February 2026.
- ↑ Thapa, Shaurya (2025-06-19). "Where was '28 Years Later' filmed? The locations behind Danny Boyle's zombie sequel". Time Out (dalam bahasa Inggris). Time Out England Limited. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 June 2025. Diakses tanggal 2025-09-30.
- ↑ Laver, Adam (2024-09-24). "28 Years Later filming 'massive for Bradford'". BBC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2024. Diakses tanggal 2026-01-15.
- ↑ Amber T (January 6, 2026). "Exclusive Interview: Ralph Fiennes and Chi Lewis‑Parry on Bringing Heart to The Bone Temple". Fangoria. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 February 2026. Diakses tanggal January 8, 2026.
- ↑ Encinias, Joshua (October 29, 2025). "Hedda Director Nia DaCosta on Telling Outsider Stories — From Trapped Heroines to Rage Survivors". MovieMaker. MovieMaker Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 November 2025. Diakses tanggal January 13, 2026.
- ↑ Christoffel, Ryan. "New Apple video shows how iPhone was used to shoot 28 Years Later". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 December 2025. Diakses tanggal 12 January 2026.
- 1 2 3 4 5 Ritman, Alex (January 5, 2026). "The Alpha Zombie Returns: Chi Lewis-Parry on Adding Depth to Samson in '28 Years Later: The Bone Temple' and Why Dancing With Ralph Fiennes Was 'The Most Fun I've Had Naked'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 January 2026. Diakses tanggal January 8, 2026.
- ↑ Jones, Ellan E. (March 30, 2024). "Civil War film-maker Alex Garland: 'In the US and UK there's a lot to be very concerned about'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 March 2024. Diakses tanggal April 6, 2024.
- ↑ Travis, Ben (9 January 2025). "28 Years Later Takes 'A Wholly Different Approach' To The Infected Saga, Says Danny Boyle". Empire. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 January 2025.
- ↑ D'Alessandro, Anthony (2025-12-11). "'28 Years Later III' Moving Forward At Sony: Cillian Murphy In Talks, Alex Garland Penning". Deadline. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 December 2025. Diakses tanggal 2025-12-11.
- ↑ Couch, Aaron (2025-12-11). "'28 Years Later III' Moving Forward with Cillian Murphy in Talks to Return". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 December 2025. Diakses tanggal 2026-01-20.
- ↑ McGowan, Andrew (2025-12-11). "'28 Years Later III' Going Forward at Sony; Alex Garland Writing and Cillian Murphy in Talks to Return". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 December 2025. Diakses tanggal 2026-01-20.
Pranala luar
- Situs web resmi
- 28 Years Later: The Bone Temple di IMDb (dalam bahasa Inggris)

| Film | |
|---|---|
| Artikel terkait | |
Karya Alex Garland | |
|---|---|
| Novel |
|
| Film |
|
| Permainan video | |