Aeon Co., Ltd. (イオン株式会社, Ion Kabushiki-gaisha), ditulis dengan nama ÆON Co., Ltd., adalah sebuah perusahaan pengecer asal Jepang. Aeon membawahi sejumlah jaringan toko kelontong, pasar raya, adipasar, dan pusat perbelanjaan di 7 negara di Asia, dengan jumlah gerai mencapai lebih dari 20.000. Selain itu, Aeon juga membawahi jasa kartu kredit bernama Aeon Credit Service. Awalnya bernama Jusco Co., Ltd, Aeon merupakan hasil penggabungan beberapa perusahaan pengecer, salah satunya dapat menarik sejarah mereka sejak Zaman Edo. Jusco berganti nama menjadi Aeon pada tahun 2001, kemudian menggabungkan keseluruhan merek adipasar mereka dalam satu payung bernama Aeon Supermarket.[1]
Per tahun 2023, Aeon merupakan perusahaan pengecer terbesar ketiga di Asia, setelah JD.com dan Seven & I Holdings Co., dan perusahaan pengecer terbesar ke-22 di dunia.[2]
Sejarah
Pada tahun 1758, Okada Sozaemon mendirikan Shinoharaya di Yokkaichi untuk berdagang kain dan aksesori kimono. Setelah beroperasi dengan nama tersebut selama 131 tahun, Okada Soemon V mengganti nama Shinoharaya menjadi Okadaya, nama yang terilhami oleh nama keluarganya.[3] Okadaya bertransformasi menjadi kabushiki kaisha pada tahun 1926, kemudian menjalin kerja sama dengan Futagi Clothing Store yang berpusat di Himeji dan Shiro (sebelumnya Iida) yang berpusat di Toyonaka pada tahun 1968. Hasil kerja sama tersebut adalah Jusco Co., Ltd, singkatan dari "Japan United Stores Company".[4]
Pada tahun 1969, Jusco, bersama dengan Mitsubishi Corporation, meluncurkan jaringan pusat belanja Diamond City. Jaringan ini beroperasi hingga berakhirnya kerja sama mereka pada tahun 2006, dan keseluruhan gerai Diamond City saat ini sudah bersalin nama menjadi "Aeon".[5]
Pada tahun 1970, Okadaya resmi meleburkan diri dengan Futagi dan Kawamura menjadi Jusco, disusul oleh Shiro, Yamateya, dan Yamateya Sangyo dua tahun kemudian.[6] Pada tahun 1976, Jusco, yang sebelumnya terpusat di wilayah Kansai, memindahkan kantor pusat mereka ke Tokyo, meskipun mereka masih mengoperasikan sebuah markas sekunder di Osaka. Sejak tahun 1994, perusahaan ini bermarkas pusat di Aeon Tower, sebuah gedung pencakar langit di Chiba.[7]
Pada tahun 1980, Jusco meluncurkan jaringan toko kelontong, Ministop. Saat ini, terdapat lebih dari 2.000 gerai Ministop di Jepang dan Vietnam. Mereka juga pernah membuka cabang di Korea Selatan dan Filipina.[8] Empat tahun kemudian, Jusco meluncurkan MaxValu, jaringan pasar raya dengan tingkat lebih rendah daripada Jusco. Setelah Yaohan dinyatakan bangkrut pada tahun 1997 dan sisa asetnya diakuisi oleh Aeon Group, gerai-gerai Yaohan di Jepang diganti namanya menjadi MaxValu,[9] sementara gerai-gerai internasional diubah menjadi Jusco atau Aeon. Per tahun 2008, keseluruhan gerai Jusco di Thailand mulai menggunakan nama MaxValu,[10] dan merek tersebut juga telah diperkenalkan di Malaysia.[11]
Jusco membuka cabang internasional pertama mereka pada tahun 1985, tepatnya di Dayabumi Complex, Kuala Lumpur, Malaysia melalui Jaya Jusco Stores.[12] Selain di Malaysia, Jusco juga memperluas usaha mereka ke Thailand (Siam Jusco) dan Hong Kong (Jusco Stores Hong Kong).[13][14]
Jusco Group, perusahaan induk dari Jusco Co., resmi berganti nama menjadi Aeon Group pada tahun 1989. Nama tersebut memiliki arti "selamanya" dalam bahasa Yunani Kuno, sehingga melambangkan visi perusahaan tersebut untuk tetap dapat bertahan sepanjang waktu. Jusco Co. sendiri baru mengubah nama mereka menjadi Aeon Co. pada tahun 2001,[15] dan nama Jusco masih digunakan di Tiongkok hingga tahun 2013.[16]
Aeon Group memperluas usaha mereka ke taman hiburan pada tahun 1997, dengan dibukanya Aeon Fantasy.[17] Dua tahun kemudian, mereka meluncurkan jaringan bioskop Aeon Cinemas.[18]
Mulai dekade 2010-an, Aeon Co. memperluas usaha mancanegara mereka di luar Malaysia, Thailand, dan Tiongkok. Pada tanggal 11 Januari 2014, mereka membuka ÆON Mall Tan Phu Celadon di Kota Ho Chi Minh, Vietnam,[19] disusul dengan ÆON Mall Phnom Penh di Phnom Penh, Kamboja, lima bulan kemudian.[20] Pada tanggal 30 Mei 2015, ÆON Mall BSD City, gerai pertama mereka di Indonesia, dibuka.[21] Pada bulan April 2016, Aeon menjalin kerja sama dengan Creation Myanmar Group untuk mengelola jaringan pasar raya Orange di Myanmar dengan nama Aeon Orange mulai tanggal 1 Agustus 2016.[22]
Aeon di Indonesia
Pada tahun 2012, PT AEON Indonesia didirikan sebagai cabang pengecer Indonesia untuk Aeon Group. Perusahaan ini menawarkan berbagai macam produk mulai dari makanan, pakaian, kebutuhan rumah tangga, hingga produk-produk khusus Jepang di Indonesia. Per tahun 2025, terdapat 17 gerai ÆON di Indonesia, dibagi menjadi 5 gerai mal bertajuk ÆON Mall, 7 gerai pasar raya bertajuk ÆON Store, dan 5 gerai toko kosmetik dengan tajuk ÆON Health & Beauty.
Selain usaha eceran, bisnis Aeon di Indonesia juga mencakup jasa kredit melalui Aeon Credit Service dan sejumlah jaringan taman permainan arkade dan taman hiburan melalui PT Aeon Fantasy Indonesia, dengan merek Kidzoona, Fanpekka, Edokko, Kid's Box, Prize Spot Palo, dan Mollyfantasy.[23]