"â" bukanlah sebuah huruf dalam bahasa Kroasia dan bahasa Serbia, tetapi hanyalah sebuah "a" dengan sirkumfleks. Huruf ini digunakan hanya sesekali, untuk mendisambiguasikan homograf yang mana hanya berbeda pada panjang vokalnya. Situasi paling umum ada pada (tapi tidak secara eksklusif) kasus genitif, sehingga ada julukan "tanda genitif" untuk si sirkumfleks. Untuk contoh, "Ja sam sâm." (bahasa Indonesia:Aku sendiri.code: id is deprecated )
 dalam bahasa Prancis digunakan sebagai huruf a dengan sebuah aksen sirkumfleks. Hal ini adalah sebuah peninggalan dari bahasa Prancis lama, di mana sebuah vokal diikuti dengan huruf s. Contoh, bâton (bahasa Indonesia:tongkatcode: id is deprecated ) berasal dari bahasa Prancis kuno baston. Secara fonetis, "â" dilafalkan sebagai sebuah "a" yang ditekan.
Bahasa Friulia
 digunakan untuk menunjukkan bunyi /ɑː/.
Bahasa Rumania
 adalah huruf ketiga dalam alfabet Rumania dan mewakili bunyi /ɨ/. Suara ini juga diwakili oleh huruf î.
Bahasa Vietnam
 adalah huruf ketiga dalam alfabet Vietnam dan mewakili bunyi /ɜ/. Dalam fonologi bahasa Vietnam, diakritik dapat ditambahkan untuk membuat 5 bentuk berikut untuk menggambarkan 5 nada â.
Ầ ầ
Ẩ ẩ
Ẫ ẫ
Ấ ấ
Ậ ậ
Bahasa Turki
 digunakan sebagai huruf "A" yang lembut. Seperti dalam "Adet" (Kepingan) "Âdet" (Tradisi) "Kâğıt" (Kertas).
Bahasa Ukraina
 digunakan dalam transliterasi bahasa Ukraina sistem ISO 9:1995 untuk huruf Я.
Bahasa Portugis
 digunakan untuk /ɐ/ dalam suku kata yang ditekan (dalam bahasa Portugis dialek Brazil /ɐ̃/ saat berada sebelum konsonan sengau).