Tanpa menyadari dirinya masih harus menyelesaikan 1 putaran lagi, Amaral berhenti dekat garis finish dan menggenggam tanggannya ketika ia berlutut di jalur pertandingan. Dengan santun seorang pejabat memberitahu Amaral bahwa ia belum selesai, dan ia menempuh 1 putaran lagi untuk membangkitkan tepuk tangan.[1]
The Independent juga melaporkan bahwa Amaral "menyelesaikan pertandingan hingga membangkitkan sorak sorai".[2]
CNN menggambarkan kedatangannya di stadion itu sebagai "momen paling bergerak" dari pertandingan tersebut.[6]New York Times menulis "performanya dalam Pertandingan Sydney mengilhami dunia", dan menyebutnya "sumber kebanggaan nasional".[3]