BMKG Ungkap Penyebab Hujan Deras Beberapa Hari Terakhir
Hujan Deras Melanda Jabodetabek, BMKG Ungkap Penyebabnya
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab hujan deras yang melanda wilayah Jabodetabek beberapa hari terakhir. Menurut BMKG, hujan deras tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial di sekitar Sumatera, Gelombang Kelvin yang mempengaruhi sebagian Sumatera dan Kalimantan, hingga adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera.
Apa yang Terjadi
Data dari BMKG menunjukkan hujan turun dengan intensitas lebat di beberapa kawasan pada Senin lalu, 22 Juni 2026. Intensitas tertinggi yang terukur sebesar 87,8 mm sepanjang hari itu, yakni di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pada hari itu, hujan turun cukup luas di wilayah Jakarta maupun sekitarnya. Pada Minggu, 21 Juni, hujan intensitas sedang terutama tersebar di wilayah Bogor dan Tangerang. Begitu juga pada Sabtu, sehari sebelumnya.
Di luar Jabodetabek, BMKG melaporkan hujan bahkan berintensitas lebat hingga sangat lebat turun di sejumlah wilayah pada periode 19â21 Juni 2026. Hujan signifikan tersebut tercatat di Sumatera Barat (120 mm/hari), Aceh (101 mm/hari), Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah (95 mm/hari), Sulawesi Barat (71 mm/hari), Jawa Timur (53 mm/hari), serta Kalimantan Barat (51 mm/hari).
Mengapa dan Dampak
Menurut BMKG, adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera, Gelombang Rossby Ekuatorial di sekitar Sumatera, dan Gelombang Kelvin yang mempengaruhi sebagian Sumatera dan Kalimantan menjadi penyebab utama hujan deras tersebut. Kondisi ini memungkinkan pertumbuhan awan konvektif yang tinggi dan meningkatkan curah hujan di wilayah tersebut.
Dampak dari hujan deras ini dapat menyebabkan banjir dan longsor di beberapa wilayah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan cuaca ke depan.
Penutup
Dalam beberapa hari ke depan, BMKG memprediksi curah hujan di Indonesia secara umum diprakirakan berada pada kategori menengah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2110023/penyebab-hujan-turun-beberapa-hari-terakhir-ini, without altering the facts of the original article.